IMG_3494

Bertemu Momen yang Pas, Aktivis Muda Bali Perjuangkan Perlindungan Anak dari Dampak Rokok

Pada Minggu, (27/11) lalu, Menteri Komunikasi dan Informasi Pemerintahan Mahasiswa Universitas Udayana menggelar acara Community Day 2016. Kegiatan yang mengundang 25 Komunitas di seluruh Bali ini bertempat di Taman Kota Denpasar. Ajang ini dimanfaatkan oleh komunitas 9CM (Global Cigarette Movement) Regional Bali untuk menggaet dukungan dari 24 komunitas lain untuk pemerintah agar melindungi anak-anak Indonesia dari dampak konsumsi rokok dengan menandatangani FCTC (Framework Convention on Tobacco Control/ Konvensi Pengendalian Tembakau).

9CM Bali membuka community stand pada acara Community Day 2016. Melalui kesempatan tersebut, komunitas 9CM Bali melakukan gerakan yang berbeda dari 24 komunitas lainnya. Jika komunitas lain hanya membuka stand dan mempresentasikan profil komunitas di stage, maka 9CM memanfaatkan moment ini dengan meminta dukungan dari seluruh perwakilan komunitas yang ada melalui penandatanganan “Kain Peduli”.

IMG_3515 (1)

Kain peduli berisi pesan dukungan kepada Presiden untuk segera menandatangani FCTC. Kain tersebut dibubuhkan puluhan tanda tangan perwakilan komunitas yang berkomitmen untuk turut memberikan dukungan.

“Kami berkeliling ke community stand yang lain. Kami jelaskan dulu apa itu FCTC dan manfaatnya untuk Indonesia. Ternyata mereka respect dengan gerakan kami. Bahkan turut membantu dengan memberikan dukungan melalui tanda tangan dukungan,” ujar Denika, salah satu anggota 9CM Bali yang berkeliling mengumpulkan tanda tangan dukungan.

Gerakan lain yang dilakukan 9CM Bali dalam kegiatan tersebut adalah mengajak anak-anak di sekeliling Taman Kota Denpasar untuk mengisi waktu luang dengan mewarnai. Gambar yang diwarnai mengandung pesan “Anak Harus Terbebas dari Dampak Konsumsi Rokok”. Gerakan ini dilakukan untuk menanamkan pemahaman kepada anak-anak sejak dini bahwa rokok merupakan produk yang tidak normal.

“Alat-alat kami sediakan. Sebagian besar adik-adik yang kami ajak mewarnai sangat antusias. Bahkan kami jadi akrab dengan mereka. Mereka juga adik-adik yang cerdas, kami tidak kesulitan menjelaskan makna dari gambar yang mereka warnai. Mereka sudah mengerti,” ujar Tiwi, Ketua 9CM Bali.

IMG_3509 (1)

Terlepas dari dua gerakan tersebut, 9CM Bali juga aktif menjelaskan megenai dampak konsumsi rokok dan pentingnya Indonesia menandatangani FCTC kepada para pengunjung stand. Bahkan setelah memberikan penjelasan mengenai dua point tersebut di stage, beberapa komunitas berdatangan ke stand 9CM Bali untuk menawarkan kerja sama.

“Meskipun kami baru terbentuk 9 bulan yang lalu, namun gerakan kami membuat mereka antusias. Bahkan beberapa komunitas menawarkan kerja sama untuk melakukan kegiatan. Saya rasa jika selanjutnya kerja sama dapat berjalan dengan baik, maka akan muncul kolaborasi yang baik pula,” tutur Arnata, anggota 9CM yang penuh semangat saat berjaga di balik meja stand.

Gerakan yang dilakukan oleh 9CM Bali menghasilkan tambahan jumlah dukungan untuk pemerintah menandatangani FCTC. Semakin banyak yang mendukung, maka semakin kuat alasan mengapa pemerintah harus menandatanganinya. Terlebih lagi jika kerja sama antara 9CM Bali dengan beberapa komunitas lainnya benar-benar terlaksana. Maka akan muncul gerakan yang memicu terjadinya perubahan yang lebih besar. Selain itu, gerakan dalam kegiatan ini juga membuat beberapa anak mendapatkan pemahaman mengenai bahaya rokok. Niscaya ketika pemahaman tersebut telah ditanamkan sejak dini, maka akan selalu terpatri hingga mereka besar nanti.

9CM Bali akan tetap menunjukkan perjuangannya melalui sejumlah gerakan. Mereka berkomitmen untuk selalu ada bersama dengan pemerintah. Mereka mengaku tidak akan pernah lelah  memberikan dukungan agar pemerintah melindungi anak-anak Indonesia dari dampak konsumsi rokok dengan menandatangani FCTC.

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*

Get more stuff like this
in your inbox

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.