238584ffc72bc6a1f6cc8da2a5e7dca2

2014, Lahan Tembakau DIkurangi 1.000 Hektar

KENDAL (KRjogja.com) – Dinas Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Kendal sepanjang tahun 2014 telah menetapkan jumlah lahan yang ditanami tembakau sebesar 4.000 hektare. Jumlah ini berkurang 1.000 hektare dibandingkan tahun 2013 sesuai dengan surat edaran Gubernur Jawa Tengah.

“Saat ini data realisasi lahan untuk tembakau sudah ada 4.058 hektar. Lahan tanam tembakau untuk tipe Weleri 3.463 hektar sedangkan tipe temanggungan 595 hektar. Namun, Pemkab tidak bisa melarang petani untuk menanam tembakau,” kata Kepala DP3K Kendal Sri Purwati saat dikonfirmasi KRjogja.com, Kamis (05/09/2014).

Menurut Sri tahun 2012 alokasi tembakau 5.000 hektar bahkan realisasinya mencapai 7.000 hektar.Namun, harga tembakau sempat merosot hingga Rp. 13.000 per kilogramnya. Padahal DP3K memberikan alternatif tanaman lain agar tidak tersentral ke tanaman tembakau. “Kami hanya menghimbau kepada petani meneruskan surat edaran gubernur, selain itu kami juga memberikan pengertian petani akan kondisi harga jual tembakau,” lanjutnya.

Dia menjelaskan harga jual tembakau berdasar laporan dilapangan oleh DP3K tanggal 25 agustus lalu harga per kg hanya Rp. 18.000 petikan pertama dan kedua. Untuk tipe weleri yang sudah panen mencapai 800 hektar atau 228.000 Kg, sedangkan untuk tipe Temanggung mencapai 417 hektar atau 145.000 Kg. (Ung)

Sumber:
http://krjogja.com/read/229099/2014-lahan-tembakau-dikurangi-1000-hektar.kr

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*