1398855085

Ahok: Perempuan Berperan dalam Menekan Jumlah Perokok

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan kaum perempuan memiliki peranan penting dalam menekan jumlah perokok di Jakarta, bahkan di Indonesia. Karena itu, dia mendukung penuh langkah organisasi Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) untuk mengajak kaum perempuan menjauhi rokok dan memahami benar bahaya rokok. Harapannya, dapat menularkan kepada kaum perempuan lainnya untuk memiliki gaya hidup yang sehat.

 

“Saya kira ini penting, ya. Terutama kalau mereka mau menyebarkan ke wanita-wanita lain akan pentingnya bahaya rokok,” kata Ahok seusai memberikan kata sambutan dalam acara Peringatan Hari Kartini 2014 dan Penganugerahan kepada Para Tokoh Wanita Indonesia yang diselenggarakan oleh WITT di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Rabu (30/4).

 

Menurutnya, kesadaran para ibu yang berada dalam kelompok perekonomian menengah ke bawah semakin kecil mengenai bahaya merokok bagi ibu dan anak sebagai perokok pasif.

 

Bahkan, Ahok pernah menemukan saat blusukan ke daerah banjir beberapa waktu lalu, ada seorang bapak dengan santai merokok di depan televisi, kemudian di sampingnya ada ibu yang sedang menyusui bayinya.

 

“Kami banyak temukan, kok. khususnya waktu banjir kemarin. Ada satu rumah ada bayinya. Saya lihat suaminya santai merokok di dalam rumah, istrinya juga senyum-senyum sambil menyusui anaknya. Makanya butuh organisasi seperti untuk mendidik para wanita, untuk itu diperlukan pendekatan dari wanita,” ujarnya.

 

Dengan semakin banyaknya wanita yang sadar bahaya rokok, maka ia dapat menularkan gaya hidup sehat tanpa merokok kepada anak-anaknya hingga cucunya.

 

Sayangnya, saat ini banyak juga wanita yang merokok, karena sudah menjadi model atau gaya hidup perkotaan. Bahkan ada anggapan, wanita atau pria yang merokok terlihat lebih jantan (kelaki-lakian), dan yang tidak merokok disebut “banci”.

 

“Saya juga begitu waktu kuliah. Kalau enggak ngerokok dibilang bancilah, kurang jantahlah. Jadi, mau tak mau orang harus merokok, kan? Kalau saya jawabnya gampang, enggak usah coba-coba, buktikan saja siapa yang lebih jantan. Justru gara-gara rokok jadi enggak jantan, kan? Bisa kurang jantan lama-lama. Kan, di tulisannya ada bahaya impotensi,” ucapnya sambil tertawa.

 

Dalam kesempatan itu, Ahok bersama Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi memberikan penghargaan kepada para perempuan yang telah berjasa membangun dan meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Di antaranya yang menerima penghargaan Menteri Pemberdayaan Perempuan RI Linda Agum Gumelar, Ketua Yayasan Sulam Indonesia Triesna Jero Wacik, Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur Nina Kirana Soekarwo, artis senior Titiek Puspa, Sumarjati Aryoso, Indar Wamindari dan seoran pramudi wanita bus Transjakarta Suhaeni.

 

Penulis: Lenny Tristia Tambun/NAD

 

Sumber:
http://www.beritasatu.com/megapolitan/181247-ahok-perempuan-berperan-dalam-menekan-jumlah-perokok.html

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*