Bahaya Rokok

Anak Harus Dilindungi dari Bahaya Asap Rokok

Metrotvnews.com, Depok: Anak dan perempuan harus dilindungi dari bahaya zat nikotin. Berdasarkan data dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) jumlah perokok aktif di wilayah Jabodetabek dan daerah lain tidak turun, malah bertambah dengan usia prevalensi semakin muda. Karenanya, pemerintah harus mengeluarkan peraturan pemerintah tentang perlindungan masyarakat dari ancaman tembakau.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait menegaskan para perokok pasif yang mayoritas anak-anak dan perempuan harus dilindungi dari bahaya asap rokok dan tembakau.Ia menyebutkan anak-anak yang meninggal oleh penyakit yang dipicu asap rokok di Indonesia terus meninggi tiap tahun. “ Bahkan, usia perokok pemula yang semula 10 tahun kini bahkan ada yang dua tahun, “ katanya di Depok, Minggu (22/9).

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail sependapat dengan Arist bahwa anak balita membutuhkan perlindungan dari bahaya yang ditimbulkan asap rokok. Pihaknya telah membuat area khusus bagi perokok di lingkungan kantor pemerintah kota, sehingga tidak mengganggu pihak yang bukan perokok. “Kami tidak alergi terhadap perokok, tapi gunakan area yang disediakan, “ kata Nur Mahmudi di sela acara puncak Hari Anak Nasional di lapangan Tembak Kostrad TNI Cilodong, Depok.

Dari sisi lain, Nur Mahmudi juga mengingatkan para orangtua untuk tidak menganggap anak sebagai beban, melainkan aset bangsa di masa mendatang yang patut dijaga dan dilindungi. “Anak memerlukan bimbingan orangtua untuk berani berbicara di depan orang. Kesempurnaan kombinasi badan dan otaknya membumbungkan potensi kecerdasan dan IQ yang luar biasa,” ungkapnya.

Para orangtua, lanjut Nur, harus mampu mengajarkan nilai-nilai sopan santun dan kedisiplinan. Ia juga meminta orangtua jangan pelit terhadap anak atau jangan boros. “Ini agar anak mampu berinteraksi. Harus mengalokasikan biaya bagi anak tepat sasaran. Jangan boros, latih kedisiplinan anak. Proses pembentukan sikap harus dilatih,” tegasnya. (Kisar Rajaguguk)

Sumber :www.metrotvnews.com

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*