no smoking

Balaikota Harus Jadi Contoh Penerapan Perda Anti Rokok

SEMARANG, suaramerdeka.com – Meski Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2013 kota semarang tentang kawasan tanpa rokok belum diterapkan di Semarang, Pemerintah seharusnya bisa menjadi contoh dalam mensukseskan penerapan perda tersebut. Dalam hal ini adalah Balaikota Semarang seharusnya bisa jadi teladan sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

 

Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh Komunitas Peduli Kawasan Tanpa Rokok (KPKTR) Semarang beberapa waktu lalu, ditemukan masih banyak pengguna dan pengunjung gedung balaikota Semarang dengan bebas menghisap rokok disembarang tempat.

 

“Kami menemukan masih banyak pejabat publik yang merokok di balaikota dan Gedung DPRD Kota Semarang, dari sisi etika harusnya pemerintah dan DPR dapat memberi contoh untuk masyarakat untuk tidak merokok disembarang tempat” Kata Koodinator KPKTR Semarang Abdun Mufid kepada suaramerdeka.comSenin (18/11).

 

Dikatakan Mufid, Balaikota Semarang dan gedung DPRD perlu memberlakukan aturan internal yang melarang pengguna dan pengunjung gedung tersebut untuk tidak merokok di sembarang tempat, hal itu juga bisa menjadi langkah awal dan bentuk sosialisasi Perda yang ditetapkan pada awal mei lalu.

 

“Ini sebagai langkah awal untuk penerapan, karena jika pejabat publik ini masih merokok sembarangan, maka masyarakat akan bersikap apriori terhadap perda tersebut” ujar pria yang juga Aktivis LSM Perlindungan Konsumen tersebut.

 

Dia menambahkan, Penerapan perda kawasan tanpa rokok ini jangan sampai seperti halnya penerapan Peraturan walikota no 12 tahun 2009 yang pada saat itu juga tidak bisa diterapkan dengan maksimal. “Jangan lupa sebelum perda ini juga ada perwal no 12 tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas Merokok namun waktu itu balaikota juga belum bisa menerapkan itu jangan sampai itu terulang kembali,” jelasnya.

 

Seperti diketahui Perda kawasan tanpa rokok telah ditetapkan pada Mei lalu dan akan diterapkan pada Mei 2014 mendatang saat ini masih tahap sosialisasi. Ada tujuh kawasan tanpa rokok yang disebutkan dalam perda tersebut yakni tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, fasilitas pelayanan kesehatan, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum.
( Irsyam Faiz / CN34 / SMNetwork )

 

Sumber :
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2013/11/19/180079/Balaikota-Harus-Jadi-Contoh-Penerapan-Perda-Anti-Rokok

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*