Penderita kanker laring akibat menjadi perokok pasif.
Penderita kanker laring akibat menjadi perokok pasif.

Derita Edison Poltak Siahaan Mantan Pencandu Rokok

INILAHCOM, Jakarta – Edison Poltak Siahaan (76) bukan mantan rocker apalagi juru kampanye, tapi di usia senja ini ia harus sekuat tenaga hanya untuk bersuara. Suara yang keluartak jelas dan timbul tenggelam.

 

Rokok yang menjadikan kakek empat cucu itu dalam kondisi seperti itu. Menjadi pencandu berat rokok sejak usia 15 tahun membuat Edison harus menerima ganjaran pita suaranya diangkat akibat kanker laring.

 

“Dulu saya bisa habiskan tiga bungkus rokok dalam sehari. Kalau keluar rumah saya tidak absen membawa rokok. Satu bungkus di kantong, satu lagi di genggaman,” katanya ketika ditemui usai acara Indonesia Harus Melek Bahaya Rokok di Jakarta, Selasa (24/6/2014).

 

Edison kini hanya bisa menyesal. Alih-alih menikmati masa tua dengan sehat dan bahagia, Edison harus merelakan pita suaranya diangkat agar kanker laring tidak menyebar.

 

Tidak hanya kehilanganpita suara, dokter juga harus melubangi leher suami Maria Marpaung ini tetap bisa bernafas normal. Ketika ia menutup hidungnya, Edison bisa bernafas melalui lubang sebesar tutup botol di lehernya itu.

 

Edison menjalani operasi pengangkatan pita suara pada 2001. Sebelumnya, ia harus merasakan penderitaan kanker laring selama enam tahun.

 

“Satu hari sebelum operasi saya masih merokok. Saya berhenti merokok setelah pita suara saya diangkat,” kenangnya.

 

Edison kini terlibat dalam Aliansi Masyarakat Korban Rokok Indonesia (AMKRI), dan tak henti menyuarakan agar para perokok — terutama kaum muda — untuk segera berhenti. Mereka yang tidak merokok jangan pernah mencoba.

 

“Merokok lebih berbahaya daripada menggunakan morfin. Pakai morfin sekali masih bisa berhenti tapi kecanduan rokok susah berhenti,” katanya.

 

Edison sangat setuju dengan peraturan pemuatan gambar peringatan kesehatan pada bungkus rokok. Gambar itu, katanya, adalah bukti kekejaman rokok terhadap kesehatan.

 

“Merokok tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga perekonomian. Dulu saya kaya, punya apa saja, tapi semua kini habis karena saya jual untuk operasi. Kini saya tidak bisa bekerja lagi karena keadaan ini,” kata Edison yang pernah bekerja di perusahaan properti ini.

 

Sumber:
http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2112904/derita-edison-poltak-siahaan-mantan-pencandu-rokok#.U6ovNBZuHwI

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*