depok

Dinkes Depok: Mari Sehat dengan ROKOK

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK–Dinas Kesehatan Kota Depok ingin membuat kejutan bagi warganya. Seiring dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional, Dinkes Depok membuat slogan yang agak ‘nyentrik’, yaitu “mari sehat dengan ROKOK”.

 

Namun ROKOK disini sama sekali bukanlah rokok yang dikonsumsi oleh para perokok. ROKOK adalah singkatan dari ROhani, Keluarga, Olah raga, dan Keuangan. Poin-poin yang terususun dari huruf ROKOK tersebut dianggap bisa mendukung seseorang untuk menciptakan hidup sehat.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok dr Noerzamanti Lies Karmawati M Kes mengatakan, dengan slogan baru itu tak ada maksud untuk mengajak warga Depok untuk merokok. Hanya sebatas slogan saja untuk menciptakan penasaran warga untuk membaca dan supaya lebih mudah diingat.

 

Diharapkan, dengan mengingat poin-poin yang terususun dari huruf ROKOK tersebut bisa menjadi acuan warga untuk bisa menerapkan pola hidup sehat.

 

“Intinya, untuk menyehatkan kota, terlebih dahulu kita harus menyehatkan warganya. Jika warga sehat, dengan sendirinya kotanya juga sehat,” ujar Lies

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, paradigma di masyarakat dengan keberadaan tempat pelayanan kesehatan perlu diubah. Selama ini, tempat pelayanan kesehatan hanya didatangi oleh orang-orang yang sakit.

 

Menurutnya, seharusnya orang-orang yang sehat yang harusnya datang untuk memeriksakan kesehatannya secara berkala. Jika mereka terus menjaga dan mengontrol kesehatannya, maka penyakit yang akan datang pun bisa dihindari secari dini.

 

“Jadi ini kita ubah, dari paradigma sakit menjadi paradikma sehat. Jadi, datanglah ke tempat pelayanan kesehatan untuk memeriksakan diri secara teratur,” tambahnya.

 

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menambahkan, saat ini apa yang dicapai Kota Depok dibidang kesehatan dan kesejahteraan warga sebenarnya sudah cukup bagus dibanding daerah lain.

 

Survei mengenai harapan hidup misalnya, ia mengklaim tingkat harapan hidup di Depok menjadi yang ke-2 tingkat Nasional setelah Sleman. Demikian juga capaian angka kemiskinan di Depok yang hanya tinggal 2,46 persen dibanding angka nasional yang mencapai 11,96 persen.

 

Demikian dengan tingkat kematian bayi. Di Depok, kata Nur Mahmudi, hanya tiga bayi yang meninggal dari seribu kelahiran. Sementara posisi nasional masih 27 bayi meninggal per seribu kelahiran.

 

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : A.Syalaby Ichsan

 

Sumber:
http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/13/11/13/mw6p53-dinkes-depok-mari-sehat-dengan-rokok

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*