1403016038

Gambar Bahaya Rokok, Baru 41 Produsen yang Daftar ke BPOM

Jakarta - Implementasi Peraturan Pemerintah (PP) No 109 tahun 2012 tentang kewajiban mencantumkan Pictorial Health Warning (PHW) atau peringatan kesehatan bergambar pada bungkus rokok tinggal 5 hari lagi. Tepatnya tanggal 24 Juni 2014.

Namun hingga hari ini, dari sekitar 672 produsen rokok di Indonesia, baru 41 produsen atau 6,1 persen yang mendaftar dan mengirimkan sampel kemasan rokoknya dengan pesan bergambar ke Badan Pengendalian Obat dan Makanan (Badan POM). Sedangkan dari 3.363 merek rokok yang terdaftar di bea cukai, baru 208 merek atau 6,2 persen yang mendaftar.

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan, peraturan tentang peringatan kesehatan bergambar ini sebetulnya sudah disampaikan kepada produsen rokok sejak 2009. Bila tidak ditaati, PP No 109 Tahun 2012 juga telah mengatur sanksi yang akan diberikan.

“Kalau masih ngeyel, berarti mereka memang tidak peduli pada kesehatan rakyat. Badan POM nantinya dapat memberikan sanksi mulai dari memberi teguran tertulis, penarikan produk, penghentian sementara kegiatan, atau memberi rekomendasi penindakan kepada instansi terkait dengan ketentuan perundang-undangan,” kata Nafsiah Mboi di Jakarta, Kamis (19/6).

Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra) menurutnya juga telah mengirimkan surat edaran kepada kementerian dan lembaga yang ikut menandatangani PP No 109 tahun 2012 agar melakukan pengawasan di lapangan. Pengawasan ini juga akan dilakukan oleh pemerintah daerah.

Dalam PP Nomor 109 tahun 2012 disebutkan, Indonesia akan menerapkan lima jenis gambar yang berbeda sebagai peringatan kesehatan. Lima gambar tersebut adalah gambar kanker mulut, gambar orang merokok dengan asap yang membentuk tengkorak, gambar kanker tenggorokan, gambar orang yang merokok dengan anak di dekatnya, dan gambar paru-paru yang menghitam karena kanker.

Pencantuman gambar peringatan kesehatan tersebut juga harus berwarna, dengan luas 40 persen sisi lebar atas bagian depan dan belakang serta tidak boleh tertutup. Sedangkan informasi kesehatan yang dicantumkan pada sisi samping antara lain; kandungan kadar tar dan nikotin, serta kalimat “dilarang menjual dan memberi kepada anak usia di bawah 18 tahun dan perempuan hamil”.

Penulis: Herman/MUT

 

Sumber:

http://www.beritasatu.com/kesehatan/191313-gambar-bahaya-rokok-baru-41-produsen-yang-daftar-ke-bpom.html

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*