145751_hentikan-kebiasaan-merokok_663_382

Gubernur : Rokok Harus Diberantas

DENPASAR, Pos Bali-Gubernur Pastika mengutarakan keinginanannya memberantas rokok di Bali khususnya, guna melindungi rakyat dari penyakit yang ditimbulkan dari merokok. Sebab dijelaskannya, merokok merupakan salah satu penyebab nomor dua habisnya uang rakyat setelah beras. “Dapat dilihat di BPS, ironi sekali kan, sudah miskin merokok dan penyakitan lagi,”sorotnya. Inilah yang harus dilindungi oleh pemerintah, bukan hanya sekedar wacana tapi action dalam pemberantasannya.

 

Menurut Pastika, kalau aparatur negara mau konsisten menegakan hukum dan peraturan perundangan, maka penjual juga akan jera. Realisasi perda rokok bagaimana? “Kita berusaha sekuat tenaga, bahkan lapangan Puputan Margarana saya pasangkan kawasan bebas rokok,” ujarnya. Maknanya jelas, agar masyarakat tidak jatuh miskin hanya gara-gara merokok, “Sedih juga saya melihatnya, satu penyebab kemiskinan dan mestinya bisa dicegah,” katanya menjelaskan di Bali ada Perda yang menjadi garis hukum bagi pelaku dan penjual rokok. “Undang-undang kesehatan juga sudah ada, himbauan juga sudah sering,” katanya.

 

Ditanyakan UU ataupun perda selama ini belum menimbulkan efek jera, dengan tegas Pastika menjawb. “Selama ini saya lihat ada yang merokok saya cabut, di mulutnya juga saya cabut seperti dulu di Buleleng,”ceritanya

 

Saat itu, lanjut Pastika, perokok itu merokok di apotek, yang notabene adalah wilayah yang seharusnya steril dari rokok. “Saya kira kalau sudah masif tindakannya orang juga takut kok,” imbuhnya. Tergantung kesadaran dari semua pihak di dalamnya, untuk memerangi salah satu penyebab kematian ini. “Dukungan pemda/pemkot juga sangat tinggi kok, semua sudah kawasan bebas rokok” jawabnya ketika ditanyakan kontribusi pemda di Bali. Tapi rokok penghasil devisa besar? “Biarkan saja! Kita kan tidak melihat dari sana saja, lagipula tidak sebanding hasil dan sakit yang ditimbulkkan,” tegasnya enteng.

 

Tampaknya kasihan kepada perokok pasif yang mendapatkan efek lebih besar jika dibandingkan dengan perokok aktifnya. “Kritikan juga belum ada, kapan hari ada yang mau buat konfrensi rokok dengan mengirim surat saja saya tolak,” katanya.C09

 

Sumber:
http://posbali.com/gubernur-rokok-harus-diberantas/

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*