PanenTembakau

Harga Tembakau Anjlok, Petani Bingung

KLATEN, suaramerdeka.com – Memasuki musim panen tembakau, petani di beberapa wilayah sentra tembakau pusing karena harga tembakau anjlok. Penurunan harga itu menyebabkan petani khawatir rugi. “Harga tahun ini untuk tembakau rajangan turun drastis,” jelas Giyono, petani tembakau warga Desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo, Rabu (16/10).

 

Dikatakannya, tahun ini harga tembakau rajangan hanya Rp 50.000/ Kg. Padahal tahun sebelumnya usai musim panen harga mencapai Rp 70.000/ Kg. Dengan harga yang tidak bersahabat itu, petani terancam rugi. Sebab biaya olah lahan selama tiga bulan mencapai Rp 1,5 juta/ petak dan belum dihitung tenaga dan biaya lain selama tiga bulan menunggu panen.

 

Sementara untuk nilai jual saat ini rata-rata hanya Rp 2,5 juta/ petak. Buruknya harga akan memicu tanam selanjutnya tak maksimal. Tahun ini faktor musim sangat berpengaruh sebab dijadikan alasan rendahnya mutu tembakau.

 

Menurut ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Klaten, Kadarwati SH, faktor musim sangat dominan. “Tanam tahun ini mundur. Sebagian ada yang kena hujan pada bulan Agustus lalu,” katanya.

 

Dengan banyaknya hujan menyebabkan petani mundur tanam. Bagi yang nekat masih terkena hujan. Hal itulah yang sering dijadikan pijakan pembeli untuk menurunkan harga. Padahal, lanjut Kadarwati, mundurnya tanam dan hujan tidak begitu signifikan memengaruhi mutu tembakau.

 

Selain rajangan, harga tembakau asepan pun tak kalah buruk. Saat ini harga di petani hanya Rp 25.000/ Kg sementara tahun lalu menyentuh angka Rp 30.000/ Kg. Kondisi itu menyebabkan petani terancam rugi atau hanya impas dengan biaya tanam.

 

Selain karena faktor musim, kebijakan dan regulasi pemerintah yang membatasi kadar nikotin menyebabkan petani tersudut. Alasan musim dikaitkan dengan kandungan kadar nikotin sehingga harga pasar diturunkan.

 

( Achmad Hussain / CN26 / SMNetwork )

 

Sumber :
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/10/17/176015/Harga-Tembakau-Anjlok-Petani-Bingung

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*