HKN-Inung-223x180

Iklan Rokok ‘Menyusup’ Pada HKN

AKARTA (Pos Kota)- Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2013 yang berlangsung di lapangan Monas mencuatkan kisah lucu.

 

Di tengah semangat Kementerian Kesehatan memerangi rokok, justeru sebuah iklan rokok muncul ditengah peserta upacara.

 

Iklan yang terpampang di sebuah media cetak nasional halaman 1 tersebut memiliki ukuran hampir setengah halaman dengan nama produk rokok yang cukup mencolok.

 

Koran yang juga memuat sosialisasi jaminan kesehatan nasional (JKN) pada halaman 5 tersebut dibagi-bagikan secara gratis kepada peserta upacara.

 

Saat dikonfirmasi, Menkes Nafsiah Mboi kaget. “Mana ketua panitianya. Makasih ya sudah diingatkan ada iklan rokok disini,” kata Menkes saat awak media menyodorkan koran tersebut.

 

Menkes yakin munculnya iklan pada media yang dibagi-bagikan kepada peserta bukanlah pekerjaan panitia. “Kita ambil positifnya saja. Dibawah iklan rokok kan ada tulisannya merokok membahayakan kesehatan,” tambahnya sambil tertawa.

 

Peraturan Pemerintah Nomor 109/2012 tentang Pengendalian Produk Tembakau mengatur bahwa iklan produk tembakau tidak boleh dicetak di halaman depan surat kabar. Rokok termasuk dalam produk tembakau yang dimaksud dalam pasal tersebut.

 

Menkes mengatakan saat ini masih berjuang terus agar Indonesia bisa mengaksesi FCTC (Framework Convention on Tobacco Control) sebelum tahun 2014. “Masih ada penolakan dari 3 kementerian, namun jalan tengahnya sedang diupayakan melalui rapat koordinasi,” tukas Menkes.

 

Dari seluruh negara ASEAN, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang belum mengaksesi FCTC. Sementara jumlah perokok di Indonesia saat ini menduduki peringkat terbanyak ke-3 setelah India dan China.

 

Terkait peringatan HKN 2013, Menkes mengatakan bahwa pembangunan kesehatan sudah mengalami kemajuan yang cukup pesat. Indikatornya diantaranya adalah ketersediaan layanan kesehatan yang makin merata bagi seluruh penduduk.

 

“Kita sudah memiliki 2.186 rumah sakit, 9.599 puskesmas, 23.225 puskesmas pembantu, 54.708 poskesdas dan 276.688 posyandu yang tersebar diseluruh Indonesia,” jelas Nafsiah.

 

Meski demikian, upaya meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu terus dilakukan. Ini dimaksudkan untuk menghapus diparitas antar wilayah, antar kelompok masyarakat dan antar tingkat social ekonomi.

 

HKN 2013 mengambil tema Indonesia Cinta Sehat dengan sub tema Menuju Indonesia Sehat dan Jaminan Kesehatan Nasional yang bermutu.

 

Usai mengikuti upacara HKN, Menkes bersama ribuan pegawai Kemenkes menyaksikan simulasi geladi bencana yang melibatkan TNI, Polri, dan Pemda DKI Jakarta.

 

Selanjutnya Menkes juga akan melakukan donor darah, dan berdialog dengan 5 propinsi secara teleconference yakni Lampung, Sulsel, Papua, Ketapang, kalbar dan Jatim. (inung/d)

 

Sumber:
http://www.poskotanews.com/2013/11/12/iklan-rokok-menyusup-pada-hkn/

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*