133753_menkesdaniklanrokokvela

Iklan Rokok ‘Nyelip’ di Hari Kesehatan Dianggap Langgar Aturan Pemerintah

Jakarta, Sungguh ironi ketika Kementerian Kesehatan tengah gencar-gencarnya memerangi rokok, sebuah surat kabar dengan iklan rokok berada di halaman depan justru ‘nyelip’ di peringatan Hari Kesehatan Nasional yang digelar hari ini. Hal ini dinilai sebagai pelanggaran Peraturan Pemerintah (PP) 109 Tahun 2012 tentang Pengendalian Produk Tembakau.

 

“Ini penghinaan terhadap PP 109 tahun 2012. Ini penghinaan terhadap negara,” ucap Hery Chariansyah, Direktur Eksekutif Lentera Anak Indonesia di sela-sela acara Media Briefing Urgensi Pelarangan Iklan Rokok Dalam RUU Penyiaran, di Kampus FISIP UI, Depok, Selasa (12/11/2013).

 

Secara jelas dalam PP Nomor 109 Tahun 2012 pasal 28 tentang Pengendalian Produk Tembakau, disebutkan bahwa iklan produk tembakau tidak boleh diletakkan di sampul depan dan/atau belakang media cetak, atau halaman depan surat kabar. Rokok termasuk produk tembakau yang dimaksud dalam pasal tersebut.

 

Terlebih, Kementerian Kesehatan saat ini tengah mengupayakan agar Indonesia bisa mengaksesi FCTC (Framework Convention on Tobacco Control) sebelum tahun 2014. Meski masih ada penolakan dari 3 kementerian, namun jalan tengahnya sedang diupayakan melalui rapat koordinasi.

 

“Walaupun PP ini baru efektif tahun 2013, kalau mereka santun, harusnya menghormati PP yang sudah dibuat negara. Ini namanya penghinaan terhadap negara,” kata Hery.

 

Hal senada disampaikan dr Hakim Sorimuda Pohan, SpOG, dari Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT). Menurutnya, hukum positif yang berlaku di suatu negara harus dihargai.

 

Sementara itu Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi tampat kaget saat disodori iklan tersebut di sela peringatan Hari Kesehatan Nasional 2013 di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2013). Iklan sebesar hampir setengah halaman itu terpampang di halaman depan sebuah surat kabar yang dibagikan pada para tamu yang menghadiri upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional 2013. Menteri Kesehatan hadir memimpin acara yang dilanjutkan dengan simulasi penganggulangan bencana tersebut.

 

Belum jelas betul siapa yang membagikan koran yang memuat iklan rokok itu ke para peserta upacara. Begitu pun tujuannya, belum bisa dipastikan apakah terkait dengan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang juga tercetak di halaman 5 koran yang sama.

 

“Ini jelas bukan panitia yang bagiin. Jangan sorot iklannya. Ambil saja positifnya. Nih, tulisan yang ini nih, ini saja yang diberitakan ha ha ha..,” pinta Menkes sambil memamerkan peringatan tentang bahaya merokok yang ada di bawah iklan tersebut.
(mer/vit)

 

Sumber:
http://health.detik.com/read/2013/11/12/133341/2410566/763/iklan-rokok-nyelip-di-hari-kesehatan-dianggap-langgar-aturan-pemerintah?880004755

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*