wt9DbgRq90

Kenalkan Bahaya Merokok dengan Cinematherapy

JAKARTA – Kebiasaan merokok bisa muncul karena beragam alasan. Dimulai dari rasa ingin tahu maupun sekadar ikut-ikutan, merokok pun menjadi kebiasaan yang dilakukan yang tidak hanya dilakukan remaja tapi juga anak-anak.

Seperti yang terjadi di Dusun Kidulan, Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta. Sebayak 13 mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang melaksanakan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) di lokasi tersebut mendapati salah satu anak usia SD merokok.

Anak tersebut kedapatan membawa rokok saat tengah bermain di basecamp/posko KKN kelompok 276. Tidak hanya membawa sebatang rokok yang diselipkan di antara jari telunjuk dan jari tengah, anak itu juga membeli satu batang rokok lainnya dan diselipkan di atas telinga. Kondisi tersebut dilakukan diam-diam tanpa diketahui orangtua si anak.

Ketua Karang Taruna Dusun Kidulan Dhedi Ristanto pun membenarkan kejadian tersebut. “Sebagian anak seusia SD di Kidulan memang sudah mengenal rokok. Karena memang orangtua tidak bisa melakukan pengawasan 24 jam penuh,” ungkap Dhedi, seperti dilansir dari laman UNY, Selasa (9/9/2014).

Kondisi tersebut yang melatarbelakangi para mahasiswa UNY itu untuk memberikan penyuluhan akan bahaya rokok terhadap warga, terutama orangtua. Penyuluhan bertema “Mulai Hidup Sehat Tanpa Asap Rokok, Pendidikan Investasi Masa Depan” itu mereka kemas dalam acara menarik berbentuk cinematherapy.

“Tujuan cinematherapy adalah membantu para orangtua, guru, dan masyarakat pada umumnya untuk mengenal bagaimana cara mendeteksi secara dini anak-anak yang merokok. Juga untuk mengetahui dampak-dampak dari asap rokok, mengajak untuk memulai hidup sehat tanpa asap rokok, serta menjaga dan mendukung anak untuk giat belajar sebagai investasi masa depannya,” ungkap Ketua KKN-PPL Kelompok 276, Fatwa Aminuddin.

Kegiatan cinematherapy itu tidak hanya terdiri dari penayangan video bahaya merokok saja. Tapi juga ada pemasangan kartu kata atau gambar tentang hal-hal positif dan negatif, brain-storming, diskusi dan presentasi, hingga rencana tindak lanjut berupa matrik progam mengatasi bahaya merokok. Hasil lembar kerja yang telah terisi akan dipajang pada papan mading Dusun Kidulan. (mrg)

Sumber:
http://kampus.okezone.com/read/2014/09/09/373/1036239/kenalkan-bahaya-merokok-dengan-cinematherapy

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*