Makassar Punya Perda Kawasan Tanpa Rokok

KTR-Makassar (Fajar.co.id)

MAKASSAR, FAJAR – Kota Makassar resmi memiliki Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mengesahkan rancangannya pada Senin, 9 September 2013. Dalam rekomendasinya, DPRD meminta Wali Kota Ilham Arif Sirajuddin menerbitkan peraturan wali kota untuk mendukung ketentuan tersebut.

Inisiator Perda KTR, Shinta Mashita Molina mengatakan sosialisasi isi peraturan langsung dikebut di sejumlah titik yang ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok. Langkah pertama sosialisasi adalah membuat forum diskusi, mengkampanyekan KTR di angkutan umum hingga memasang stiker di banyak tempat.

Sesuai hasil konsultasi dengan wali kota Makassar belum lama ini, kata politisi Partai Hanura tersebut, setelah peraturan disahkan, pemerintah kota harus membentuk satuan tugas yang berasal dari beberapa instansi yang terkait penegakan hukum dan kesehatan. Satgas bertugas mengawasi dan memberikan sanksi kepada siapa saja yang melanggar peraturan tersebut yakni merokok di kawasan-kawasan yang ditetapkan tanpa asap rokok.

“Sosialisasi ini akan dilakukan selama satu tahun. Jadi, tahun kedua baru ditetapkan. Sanksi yang belum ada akan diatur kembali dan dijelaskan secara rinci dalam peraturan wali kota,” papar anggota Komisi D DPRD Makassar ini. Dikatakan Shinta, pasca penetapan nanti, Sekretariat DPRD Makassar dan instansi lainnya menjadi contoh.

Sekretariat DPRD Makassar, sebutnya, harus menerapkan peraturan daerah itu. “Perda KTR ini kan perda inisiatif DPRD Makassar. Jadi, memang sudah sepatutnya perda itu langsung diterapkan secara maksimal di dalam gedung DPRD Makassar. Legislatif harus menjadi contoh yang baik,” kuncinya. (abg/sil)

 

Sumber: Harian Fajar

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*