Merokok Mengurangi Kecantikan

KOMPAS.com – Paparan asap rokok bukan hanya berdampak buruk bagi saluran pernapasan tapi juga kulit. Satu hembusan asap rokok mengandung sejumlah racun yang cukup untuk menyebabkan gangguan kesehatan.

 

Kandungan racun dalam rokok juga diketahui merusak sel kulit sehingga kulit tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Ketahui apa saja pengaruh mematikan rokok terhadap kecantikan.

 

Penuaan

Merokok secara langsung berkaitan dengan penuaan dini pada kulit. Panas dari rokok dapat menyebabkan luka bakar pada sel-sel kulit dan jaringan sehingga menghambat pertumbuhan kulit yang sehat. Hal ini juga mengubah struktur dan serat konten dari kulit, yang akhirnya menyebabkan garis-garis halus dan kerutan.

 

Merokok juga mengurangi kelembaban kulit yang menyebabkan kulit kering. Selain itu rokok juga mengurangi ketebalan pembuluh darah, yang pada gilirannya mengurangi suplai darah ke kulit.

 

Menghambat penyembuhan kulit

Merokok dapat menghambat proses penyembuhan jaringan dan luka kulit eksternal. Seperti kita ketahui, merokok mengurangi suplai darah di kulit yang juga mengakibatkan berkurangnya pasokan oksigen dalam tubuh. Proses pertumbuhan kulit juga lebih lambat karena ketersediaan nutrisi dan oksigen berkurang.

 

Karena itulah pada perokok proses penyembuhan luka pada kulit biasanya lebih lama. Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi lebih rentan infeksi, kerusakan jaringan, bahkan beresiko pembekuan darah.

 

Kanker kulit

Efek samping yang paling mengerikan dari merokok pada kulit adalah kanker kulit. Kanker kulit merupakan salah satu kanker yang paling mematikan. Risiko terkena penyakit ini lebih besar pada perokok karena asap rokok mengandung banyak zat beracun.

 

Sebuah laporan juga mengklaim sekitar 75 persen perokok cenderung memiliki gejala menuju kanker kulit. Perokok juga beresiko besar mengembangkan penyakit seperti kanker mulut sebagai efek samping dari merokok. Kanker kulit juga dapat terjadi jika Anda seorang perokok pasif.

Jerawat dan bisul

Kemungkinan kulit Anda mulus dan kencang akan lebih kecil jika Anda masih juga tak mau berhenti merokok. Racun-racun dalam asap rokok membuat tekstur kulit cepat rokok dan beresiko peradangan pada kulit.

 

Perubahan warna pada bibir

Salah satu masalah kulit yang umum dihadapi oleh perokok adalah perubahan warna pada bibir. Banyak para perokok yang memiliki warna bibir gelap. Hal ini karena asap panas yang dihasilkan oleh rokok menyebabkan sirkulasi darah pada bagian bibir berkurang sehingga warnanya tak segar lagi.

 

Sumber:
http://female.kompas.com/read/2014/02/05/1034465/Merokok.Mengurangi.Kecantikan

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*