A woman buys individual cigarettes in Times Square during a warm winter day in New York

New York Larang Remaja di Bawah 21 Tahun Beli Rokok, Cukai Juga Tertinggi

New York -Kota New York menaikkan batas minimum umur warganya ya bisa membeli rokok. Hanya warga berumur 21 tahun ke atas yang bisa membeli rokok di kota tersibuk di Amerika Serikat (AS) ini.

 

Tujuan penerapan aturan ini adalah untuk mendorong kesehatan warganya.

 

Aturan ini sebenarnya telah disahkan pada 19 November 2013 lalu oleh Walikota New York saat itu Michael Bloomberg. Namun aturan ini baru berlaku 6 bulan kemudian, atau persis pada pertengahan Mei ini.

 

“Umur di bawah 21, dilarang membeli rokok,” demikian peringatan di sebuah toko yang menjual rokok, koran, permen, kopi, dan kue di New York, seperti dilansir dari AFP, Senin (19/5/2014).

 

Selain untuk mereka yang umurnya di bawah 21 tahun, warga yang tidak bisa memperlihatkan kartu identitasnya juga tidak boleh membeli rokok. Sebelumnya, minimum orang yang bisa membeli rokok di New York adalah 18 tahun.

 

Aturan ini merupakan usaha New York untuk mengurangi asap rokok di kota tersebut. Bahkan, kota ini melarang orang merokok di restoran, bar, pantai umum, serta taman-taman. Tak hanya itu, aturan ini juga berlaku untuk rokok elektronik (e-cigarettes).

 

Selain itu, cukai rokok di kota ini juga merupakan yang tertinggi di AS. Besarannya, US$ 5,85 per bungkus, sehingga secara rata-rata harga rokok di kota ini adalah US$ 12 per bungkus atau sekitar Rp 120 ribu. Ditambah lagi, harga minimum rokok di kota ini adalah US$ 10,5 per bungkus.

 

“Ini merupakan aturan yang bagus. Anak-anak di sekolah tidak bisa mencoba-coba merokok,” kata Nataleigh Kohn, wanita warga New York berumur 23 tahun.

 

Menurut statistik, angka perokok dewasa di New York turun, dari 21,5% di 2002 menjadi 14,8% di 2011
(dnl/hds)

 

Sumber:
http://finance.detik.com/read/2014/05/19/100806/2585476/1036/new-york-larang-remaja-di-bawah-21-tahun-beli-rokok-cukai-juga-tertinggi

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*