KTR-antara

Orangtua Perokok Hambat PHBS

Payakumbuh, Padek—Sebagian orangtua di Kota Payakumbuh masih merokok dalam rumah. Kebiasaan buruk tersebut, salah satu peng­hambat untuk mewujudkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tengah keluarga. 10 indikator PHBS sulit dicapai, karena kebiasaan orang­tua yang masih sulit mening­galkan rokok.

 

Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny Hen­ny Riza Falepi, mengaku pihak­nya bersama Dinas Kesehatan Paya­kum­­buh sulit mewujudkan capaian 10 indikator PHBS. Karena, tidak me­ro­kok dalam rumah salah satu in­dikator PHBS. “Bagaimana kita me­wu­judkan 10 capaian indikator PHBS kalau kaum bapak masih mero­kok dalam rumah,” sebut Ny Riza Falepi.

 

Walau begitu, menurut Henny, TP-PKK bersama Dinas Kesehatan Payakumbuh akan terus memotivasi masyarakat agar meninggalkan ke­biasaan merokok dalam rumah. Me­lalui pendekatan kasih sayang ibu ke­pada suaminya, mudah-mudahan sang suami bersedia tak merokok dalam rumah. Akan lebih bagus lagi, kalau suami yang bersangkutan se­cara sadar mau menghentikan kebia­saan merokok. TP-PKK akan terus berkampanye ke tengah masyarakat mewujudkan PHBS.

 

Sesuai Perda Kota Payakumbuh No. 15 Tahun 2011, tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), para pecandu rokok bukan dilarang merokok. Tapi, perda mengatur kawasan-kawasan yang tidak boleh tercemar dengan asap rokok. Seperti di perkantoran, sekolah, sarana kesehatan, tempat ibadah, sarana kegiatan olahraga, angkutan umum dan tempat umum.

 

Merokok dalam rumah, memang tidak diatur dalam Perda. Tapi, orangtua yang merokok dalam ru­mah, menurut Kabid Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Paya­kum­buh, Yanti, sama saja meracuni isteri dan anak-anaknya. Asap rokok ter­se­but, dikatakan, sangat berba­haya bagi anggota keluarga yang ber­sangkutan. Lama kelamaan, keluar­ga akan ter­serang dengan penyakit kanker paru dan penyakit berbahaya lainnya.

 

Sementara itu, 9 indikator PHBS lain­nya, dijelaslan Henny dan dr. Yan­ti, meliputi persalinan ditolong te­naga kesehatan, memberi bayi de­ngan ASI, menimbang balita setiap bu­lan, meng­gunakan air bersih, men­cuci tangan dengan air bersih dan sa­bun, meng­gunakan jamban sehat, mem­berantas jentik di rumah, makan sa­yur dan buah setiap hari dan mela­ku­­kan aktifitas fisik (olah­raga), sudah mem­budaya di tengah masyarakat. (fdl)

 

Sumber :
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=48326

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*