Tembakau

Pembeli Tak Jelas, Petani Bojonegoro Nekat Tanam Tembakau

Bojonegoro – Meski hingga saat ini masih belum jelas siapa yang bakal melakukan pembelian hasil panen tanaman tembakau virginia di daerah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, namun sejumlah petani di daerah tersebut tetap saja nekat menanamnya. Hal itu lantaran para petani telah terbiasa menanam tembakau setiap musim kemarau tiba.
Selain itu, sejumlah petani juga beralasan jika beralih menanam selain tembakau, misalnya palawija baik kedelai maupun jagung dikhawatirkan kebutuhan airnya tidak mencukupi, karena menurut para petani Bojonegoro, hanya tembakaulah satu-satunya tanaman yang tidak membutuhkan banyak air.

 

“Mau menanam kedelai atau jagung orang sini takut airnya tidak mencukupi. Tembakau yang tidak memerlukan banyak air saja, tandon air yang ada hampir tidak mencukupi apalagi untuk mengairi tanaman selain tembakau,” ujar Kamto (50) warga Desa Ngranggonanyar, Kepohbaru, disela-sela menyirami tanaman tembakaunya yang baru berusia tiga mingguan itu, Selasa (12/08).

 

Ditanya apakah ada jaminan panen tembakaunya nanti akan laku terjual, pria paruh baya itu mengaku belum tahu pasti. Baginya, menanam tembakau adalah satu-satunya pekerjaan yang bisa dilakukan agar sawahnya tidak bero (mangkrak — red).

 

“Nggak tahu mas, entah nanti laku atau tidak tembakau orang sini. Tapi masa iya nggak ada yang mau membeli, meskipun pabrik rokok Gudang Garam dan Djarum tidak melakukan pembelian. Tahun lalu juga begitu, tapi pabrik rokok kecil-kecil masih melakukan pembelian kok” ungkapnya menambahkan.

 

Kendati banyak petani seperti Kamto, tetap mengaku optimis tembakaunya akan ada yang membeli, namun beberapa petani lainnya mengaku ketar-ketir, lantaran banyak pedagang tembakau di desa mereka yang hingga kini belum memberikan informasi terkait pembelian tembakau. “Ya khawatir juga kalau tidak ada yang membeli. Masalahnya timbunan tembakau tahun lalu milik pedagang tembakau desa sini kabarnya sampai saat ini banyak yang belum laku,” timpal petani lainnya.

 

Sekada diketahui, beberapa waktu lalu jelang musim kemarau pihak Pemkab Bojonegoro, melalui Dinas Perhutanan dan Perkebunan (Dishutbun) menghimbau agar para petani tembakau agar beralih menanam komoditas palawija seperti kedelai, kacang-kacangan maupun jagung. (saiq)

 

Sumber:
http://www.deliknews.com/2014/08/13/pembeli-tak-jelas-petani-bojonegoro-nekat-tanam-tembakau/#.U-wiFlZuHwI

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*