Pajak Rokok

Penerimaan Pajak Rokok di Tangsel Rp25 Miliar

PAMULANG (Pos Kota) – Realisasi penerimaan pajak rokok di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sekitar Rp25 miliar untuk per Januari 2014 lalu. Dana tersebut berasal dari pembagian hasil perhitungan pajak rokok Propinsi Banten.

 

“Yang jelas bagi hasil penerimaan pajak rokok untuk wilayah Tangsel sekitar Rp5 miliar setelah Propinsi Banten mendapatkan bagi hasil dari pemerintah pusat sebesar Rp300 miliar,” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangsel, U. Kusnadi, Senin (17/2).

 

Menurut dia, penentuan pajak rokok berdasarkan UU No. 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah bukan dari perhitungan banyaknya perokok di Kota Tangsel tapi jumlah penduduk dibagi jumlah penduduk Banten dan dikali 70 persen yang hasilnya Rp25 miliar.

 

“Pajak rokok tersebut merupakan pungutan atas cukai rokok yang dipungut pemerintah,” ujarnya. Untuk realisasinya penerimaan pajak rokok berdasarkan Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang disampaikan ke Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan pajak itu dilakukan secara tri wulanan pada minggu dan bulan pertama tri wulan berikutnya.

 

Sedangkan untuk penyampaian data realisasi penerimaan pajak rokok tri wulan ke empat akan dilakukan minggu pertama bulan Desember 2014 berdasarkan realisasi penerimaan pajak rokok tanggal 30 Nopember 2014.

 

Sekda Propinsi Banten, Muhadi, beberapa waktu lalu, mengatakan peranan pajak rokok terhadap APBD tentunya dapat meningkatkan kemampuan fiskal untuk mendanai belanja pelayanan publik seperti pelayanan kesehatan masyarakat dan penegakan hukum oleh aparat yang berwenang. (anton/yo)

 

Sumber:
http://www.poskotanews.com/2014/02/17/penerimaan-pajak-rokok-di-tangsel-rp25-miliar/

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*