nQIix4ZzVa

Pengendalian Tembakau Tak Matikan Petani

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah memperlebar upaya pengendalian tembakau melalui aturan peringatan kesehatan bergambar di bungkus rokok. Diklaim sejumlah pihak, hal tersebut bisa berpengaruh terhadap ekonomi dan pertanian tembakau Indonesia.

 

Namun, pernyataan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi. Menurutnya pengendalian tembakau melalui peringatan kesehatan bergambar tidak diikuti larangan penjualan rokok dan larangan menanam tembakau.

 

“Peringatan kesehatan bergambar sangat tidak logis diklaim mematikan petani tembakau dan industri. Gambar itu tidak diikuti larangan petani memproduksi tembakau, tidak dilarang memasang iklan, dan tidak dilarang menjual secara ketengan,” ujar Tulus di Jakarta, Kamis (3/7/2014).

 

Dia mengungkapkan, produksi rokok memperlihatkan tren peningkatan. Saat ini produksinya mencapai sekitar 360 miliar batang, padahal pada 2010 masih di angka sekitar 240 miliar batang. Bahkan, rokok mempunyai kontribusi yang relatif besar terhadap pertambahan angka kemiskinan yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

 

“Itu survei BPS, pemicu msyarakat miskin bertambah karena konsumsi rokok. Di Indonesia, konsumsi rokok nomor dua setelah beras dan padi-padian. Kalau ini menggurita jangan bermimpi mengatasi kemiskinan kalau masih dikerangkeng dengan konsumsi yang adikitif,” katanya.

 

Oleh karena itu, Tulus memandang penting upaya pengendalian tembakau guna memperingatkan masyarakat akan bahaya merokok. Di Vietnam, Malaysia, Thailand dan Singapura sudah menerapkan peringatan kesehatan bergambar. Bahkan di Uruguay komposisi peringatan kesehatan bergambar 80% dari satu bungkus rokok.

 

“Produksi nasional yang dijual keluar negeri sudah memasang peraturan bergambar untuk mematuhi regulasi semacam itu. Tapi ketika ini digulirkan di dalam negeri kenapa mereka tidak mematuhinya? Mereka lebih melindungi msyarakat lain daripada melindungi masyarakat sendiri. Industri rokok melakukan

pembangkangan,” katanya.

 

(Wid)

 

Sumber:
http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2014/07/03/260663/pengendalian-tembakau-tak-matikan-petani

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*