2112462

Peringatan Gambar Wajib pada Kemasan Rokok Gambar Peringatan Efektif Cegah Perokok Usia Muda

INILAHCOM, Jakarta- Seluruh bungkus rokok yang beredar di Indonesia besok (24/6/2014) bergambar peringatan kesehatan atau Pictorial Health Warning (PHW). Sasarannya, mencegah perokok pemula dan menekan perokok usia muda.

 

Ketua (Dewan Pembina) Komisi Nasional Perlindungan Anak, Seto Mulyadi yakin cara ini sangat efektif mencegah atau menekan jumlah perokok dari usia muda atau anak sekolah. Kak Seto, demikian sapaan akrab pria ini, pernah membuktikan bahwa anak sekolah sangat memperhatikan peringatan berbentuk gambar.

 

“Saya pernah memperlihatkan beberapa rokok dari luar negeri yang bergambar peringatan, dan mereka sangat terkejut melihat dampak merokok,” kata Seto Mulyadi kepada INILAHCOM, Senin (23/6/2014).

 

Kewajiban memasang peringatan dalam bentuk gambar diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109/2012 tentang Pengendalian Tembakau. PP tersebut merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 36/2009 tentang Kesehatan.

 

Penempatan dan pemasangan kelima gambar itu kini tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI nomer 28 tahun 2013 tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi Kesehatan pada Kemasan Produk Tembakau.

 

Seto Mulyadi mengatakan jumlah perokok muda, termasuk dari kalangan anak usia sekolah di Indonesia, sangat mengkhawatirkan. Pemerintah harus bertindak lebih jauh untuk menurunkan jumlah perokok usia sekolah.

 

Kak Seto melanjutkan dengan peringatan bergambar, anak-anak menjadi paham dan sadar ada dampak buruk bagi kesehatan dari kebiasan merokok terus-menerus.

 

Pada akhirnya, cara ini efektif menekan minat usia muda mencoba-coba merokok. “Cara ini sangat efektif menyakinkan generasi muda bahwa rokok itu berbahaya,” jelas Seto Mulyadi.

 

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Kementrian Kesehatan tahun 2013, jumlah perokok di Indonesia berjumlah 90 juta jiwa (36,3%), yang terdiri dari laki-laki sebesar 68,8% sedangkan perokok perempuan sebesar 6,9%.

 

Perokok pemula usia 10-14 tahun mengalami kenaikan dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir dari 9,5% pada 2001 menjadi 18% pada 2013. Pada usia remaja (13-15 tahun), 12% diantaranya adalah perokok, yaitu 24% laki-laki dan 2% adalah perempuan).

 

Sebanyak 78% perokok mengaku mulai merokok sebelum usia 19 tahun dan sepertiga dari siswa sekolah mengaku mencoba menghisap rokok pertama kali sebelum umur 10 tahun.

 

Sementara penelitian di beberapa negara menunjukkan bahwa pictorial Health Warning memiliki dampak positif yang besar. Hasil penelitian mengungkap bahwa peringatan bergambar lebih diperhatikan daripada hanya teks atau tertulis.

 

Pusat Penelitian Kesehatan (PPK) Universitas pada 2007 juga telah mengevaluasi pesan peringatan kesehatan berupa tulisan. Hasilnya, 90% respoden pernah melihat peringatan berupa tulisan pada bungkus rokok, tapi sebanyak 43% tidak percaya karena merasa tidak terbukti, 26% tidak termotivasi berhenti merokok dan 20% mengatakan tulisan karena terlalu kecil dan tidak terbaca.

 

Hasil studi juga menunjukkan bahwa 76% responden menginginkan peringat kesehatan berbentuk gambar dan tulisan, sepertiga jumlah perokok bahkan menginginkan pesan yang spesifik dan menakutkan.(Data Kementrian Kesehatan RI)

 

Sumber:
http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2112462/gambar-peringatan-efektif-cegah-perokok-usia-muda#.U6otzBZuHwI

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*