Tanaman Tembakau (ANTARA_Siswowidodo)

Perkebunan Tembakau Sumut Tak Berdampak Krisis Industri Rokok

MedanBisnis – Medan. Hasil perkebunan tembakau di Sumatera Utara (Sumut) diyakini tidak akan terkena dampak dari krisis industri rokok berbentuk Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang tengah terjadi di Pulau Jawa.

 

Pasalnya, fungsi hasil perkebunan tembakau asal Sumut yang ditujukan berbeda (bukan kretek), membuat hasil perkebunan tembakau akan relatif normal.

 

“Untuk tembakau Sumut, terkait tutupnya pabrik rokok SKT itu, dampaknya tidak akan sampai.

 

Soalnya, hasil tembakau Sumut kan hanya sebagai bahan utama pembuatan rokok putih serta cerutu saja,” kata Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Sumut Herawati, kepada MedanBisnis, Selasa (20/5) di Medan.

 

Sebagaimana diketahui, saat ini dua pabrik milik PT HM Sampoerna Tbk yang beroperasi di pulau Jawa terpaksa tutup, begitupun dengan industri SKT lainnya yang juga bernasib sama.

 

Akibatnya, selain menyebabkan PHK massal, situasi itu juga turut mengancam masa depan para petani tembakau yang ada di sana.

 

Dikatakan Herawati, hasil perkebunan tembakau asal Sumut juga selama ini lebih ditujukan untuk pasar ekspor.

 

Seperti yang terjadi pada tembakau deli untuk pembuatan cerutu, serta tembakau rakyat untuk rokok putih.

 

Namun, lanjut Herawati, apabila dengan tutupnya pabrik rokok ternyata tidak hanya terjadi pada pabrik rokok SKT saja, melainkan menyeluruh pada jenis lainnya, terutama rokok putih, barulah akan berdampak pada hasil perkebunan tembakau di Sumut.

 

“Tetapi, tutupnya pabrik rokok yang memproduksi SKT itu sebenarnya tidak akan sampai berpengaruh pada petani.

 

Asalkan, tembakaunya dapat difungsikan sebagai bahan dasar rokok jenis lain,” jelasnya.

 

Soal hasil produksi tembakau Sumut, menurut Herawati, sejauh ini masih tergolong minim.

 

Bahkan, dapat dikatakan industri rokok yang ada di Sumut, relatif masih mengalami kekurangan pasokan. “Jadi, petani tembakau kita akan aman-aman saja, dan tidak akan terkena dampaknya,” pungkasnya. (rozie winata)

 

Sumber:
http://medanbisnisdaily.com/news/read/2014/05/21/96516/perkebunan_tembakau_sumut_tak_berdampak_krisis_industri_rokok/#.U4LAoMZuHwI

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*