detik

Perokok Berisiko 5 Kali Lebih Tinggi Terkena Stroke

Jakarta, Lebih baik mencegah daripada mengobati. Semua orang pasti setuju dengan kalimat itu. Nah, untuk mencegah stroke, selain menerapkan pola hidup sehat termasuk rajin olahraga, hal terpenting yang harus dilakukan yakni hindari rokok.

 

“Perokok berisiko terkena stroke lima kali lebih tinggi dibanding orang yang tidak merokok karena pada mereka yang merokok darahnya lebih kental dan kadar kolesterol jahatnya lebih tinggi,” papar dr Herianto, SpS.

 

Darah yang lebih kental ditambah tingginya kadar kolesterol jahat bisa memicu penyumbatan pembuluh darah di otak dan dapat mengakibatkan stroke. Maka dari itu, dr Herianto mengingatkan bahwa tak hanya paru-paru, organ yang tak kalah penting pada tubuh manusia yaitu otak juga bisa terkena dampak dari rokok ini.

 

“Stroke itu kerusakan organ di tubuh kita yaitu otak, tapi bisa berakibat ke seluruh tubuh. Kalau stroke terganggulah itu fungsi sosial, okupasi, mental, dan fisik seseorang,” jelas dr Herianto. Keterangan itu ia berikan di acara Grand Launching Eka Hospital Stroke Center di Eka Hospital, BSD City, Tangerang, dan ditulis pada Kamis (3/10/2013).

 

Pernyataan dr Herianto ini diamini perwakilan Mayo Clinic, Thomas Behrenbeck, M.D, Ph.D, FACCP yang mengatakan bahwa stroke bisa dicegah selain dengan menerapkan pola hidup sehat, juga dengan menghindari rokok. Thomas menyebutkan, menurut studi, 40 persen penyakit jantung, 50 persen serangan stroke, dan 60 persen kanker usus bisa dicegah.

 

“Stroke bisa dicegah, terutama dengan hindari rokok karena itu menjadi faktor penyebab dari 25 persen kasus stroke itu. Selain itu, rokok juga rasanya tidak enak dan mahal kan,” kata Thomas.

 

Selain itu, ada lima indikator yang bisa membantu Anda mengetahui kondisi kesehatan Anda. Dengan mengetahuinya angka indikator tersebut, Anda telah mengurangi risiko terkena stroke, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit kronis lainnya.

 

Indikator tersebut adalah tekanan darah normal yakni di bawah 120/80 mmHg, kadar kolesterol kurang dari 200, gula darah sewaktu di bawah angka 140, dan lingkar perut bagi laki-laki di bawah 90 cm dan wanita di bawah 80 cm. Untuk indeks massa tubuh, normalnya yaitu 18,5-22,9. Cara menghitung indeks massa tubuh yaitu berat badan/tinggi badan.

 

(vit/up)

 

Sumber:
http://health.detik.com/read/2013/10/03/070126/2376209/763/perokok-berisiko-5-kali-lebih-tinggi-terkena-stroke?991104topnews

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*