300548_620

Perusahaan Rokok Membandel Terancam Sanksi Pidana

TEMPO.CO , Jakarta:- Perusahaan rokok yang tidak menampilkan peringatan bahaya merokok terancam sanksi pidana. “Dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009, pelanggar akan dapat sanksi pidana penjara paling lama 5 tahun denda paling banyak 500 juta,” katanya Menteri Kesahatan Nafsiah Mboi saat jumpa pers di kantornya, Kamis, 19 Juni 2014.

 

 

Pemerintah, telah menyediakan payung hukum terkait peringatan bahaya merokok di kemasan rokok. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 Tahun 2012 Tentang Pengamanan Produk Tembakau.

 

Nafsiah mengatakan aturan-aturan ini sudah disahkan beberapa tahun yang lalu. Kementerian pun telah mensosialisasikannya ke daerah-daerah. Karena itu, ujarnya, tak ada alasan bagi perusahaan besar untuk tak mentaatinya. “Kalau masih tak mau berarti dia betul-betul tak peduli kesehatan masyarakat,” katanya.

 

Pemerintah sebelumnya sudah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 yang mengatur tentang pesan peringatan kesehatan bergambar ini. Ada lima gambar yang sudah dipilih oleh pemerintah untuk ditampilkan di bungkus rokok, yakni, gambar dengan tema merokok menyebabkan kanker mulut, merokok membunuhmu, merokok menyebabkan kanker tenggorokan, merokok dekat dengan anak berbahaya, dan merokok menyebabkan kanker paru-paru. Setiap produk rokok wajib menampilkan gambar tersebut mulai hari ini. (Baca: Pelarangan Iklan Rokok Harus Diatur RUU Penyiaran)

 

Kemarin, Kemenkes telah mengundang perusahaan rokok untuk memantau kesiapan melaksanakan aturan ini. “Kami undang perusahaan rokok agar mereka betul-betul mentaati aturan yang sudah berlaku,” kata Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti ketika dihubungi. (Baca: Gambar Peringatan Rokok Akan Diganti Tiap 2 Tahun)

 

NUR ALFIYAH

 

Sumber:
http://www.tempo.co/read/news/2014/06/24/173587524/Perusahaan-Rokok-Membandel-Terancam-Sanksi-Pidana

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*