image

Perusahaan Rokok Wajib Memasang Gambar Bahaya Merokok

Metrotvnews.com, Jakarta: Promosi rokok yang terbuka dan marak di Indonesia secara perlahan telah menciptakan persepsi publik. Untuk itu Komisi Nasional Pengendali Tembakau (Komnas PT) yang didukung oleh Kementerian Kesehatan RI mengadakan gerakan “sudah waktunya Indonesia melek bahaya rokok”.

 

Direktur Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditana dan Ketua Umum Komnas PT Prijo Sidipratomo membuka kegiatan ini, yang bertujuan untuk meningkatkan masyarakat kembali akan risiko penyakit yang disebakan oleh merokok, sehingga pemerintah menyerukan dukungannya akan PP109 dan Permenkes 28/2013.

 

“konsumsi rokok di Indonesia telah meningkat secara signifikan yang disebabkan oleh pertumbuhan populasi, murahnya harga rokok serta strategi marketing industri rokok yang sangat agresif.” ujar Tjandra, di Bundaran HI, Minggu (2/2/2014).

 

Tjandra mengatakan, menurut data global adult tobacco survey (GATS) 2011, menunjukan bahwa Indonesia memiliki prevalansi perokok aktif tertinggi yaitu, sebanyak 36,1 persen orang dewasa dan 67 persen pria dan dewasa.

 

Untuk meningkatkan perlindungan pada masyarakat Indonesia terhadap bahaya merokok pemerintah mengeluarkan Permenkes No. 28 tahun 2013 yang mewajibkan perusahaan rokok mencantumkan salah satu dari lima gambar bahaya merokok pada bungkus rokok yang harus sudah diterapkan pada 24 Juli 2014.

 

Permenkes ini akan mensosialisasikan kepada masyarakat luas melalui berbagai kegiatan yang dimulai hari ini di Bundaran HI Indonesia, dengan ikon pengingat berupa peti mati untuk menggambarkan perilaku merokok yang dapat menyebabkan kematian.

 

Sumber:
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2014/02/02/3/212665/Perusahaan-Rokok-Wajib-Memasang-Gambar-Bahaya-Merokok-

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*