Parodi Iklan LA Light (ceriwis.com)

Promosi Rokok Dibatasi di Medan

Medan(MedanPunya.Com) Anggota Panitia Khusus (Pansus) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah H.Denni Ilham Panggabean mengusulkan, untuk memaksimalkan Rancangan Petaruran Daerah (KTR) ini dia mengusulkan agar promosi rokok dibatasi, bila perlu tidak diperbolehkannya promosi rokok dimedia-media, baik itu media cetak, elektronik maupun iklan rokok lewat billboard.

 

Usulan ini diungkap Denni Ilham Penggabean dalam rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) TKR yang dihadiri Dinas Kesehatan (Diskes) Medan, Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Bagian Hukum Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

 

“Karena Ranperda KTR ini sangat krusial, jadi untuk memaksimnalkan KTR ini, saya mengusulkan agar promosi rokok ini dibatasi, bila perlu tidak diperbolehkannya promosi rokok lewat media baik itu media cetak, elektronik maupun iklan rokok lewat baliho/billboard melalui perusahaan advertising,” ujar Denni.

 

Sebab lanjut politisi dari Partai Demokrat yang duduk di Komisi D DPRD Medan ini, bagi negera-negara maju atau kota-kota berkembang, seperti Singapure dan Kuala Lumpur, rokok merupakan persoalan yang sangat krusial. Medan merupakan salahsatu kota di Indonesia yang sedang berkembang, diharapkan juga seperti itu.

 

Karena di negara tetangga seperti Singapure lanjut Celeg DPRD Medan dari Partai Demokrat Dapil II Nomor Urut 4 ini, tidak ada lagi dijumpai orang merokok di dalam ruangan tertutup, jadi kalau mau merokok mereka harus keluar atau mencari ruangan terbuka.

 

“Kita juga mengusulkan dalam Perda KTR ini nantinya ada penegasan tentang tidak disediakannya tempat untuk merokok di dalam ruangan tertutup, kalau di ruang terbuka silakan, asal jangan diruangan tertutup, sebab kalau tempat untuk merokok juga disiapkan, berarti KTR ini dibuat hanya setengah-setengah,” ungkapnya.

 

Hal ini dilakukan lanjutnya, sebagai upaya dampak rokok, sebab menurut penelitian kata Denni Ilham, setiap orang merokok didunia ini sama dengan membakar hutan ribuan hektar, karena rokok juga sangat berhubungan dengan global warning, ungkapnya.

 

Saat ini katanya Pansus KTR sedang melakukan pembahasan beberapa pasal, namun diharapkan pasal tentang pembatasan promosi rokok juga dimasukkan, termasuk larangan tentang promosi rokok di media media cetak, media elektronik, maupun pemasangan iklan rokok lewat baliho/billboard.

 

Pendapat serupa juga dikatakan Ketua Pansus KTR DPRD Medan Juliandi Siregar, bahkan Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) ini menambahkan, setelah Perda KTR ini disyahkan, Pemko Medan harus berani untuk tidak lagi mengeluarkan izin iklan rokok.

 

“Setelah Perda KTR ini disyahkan, kita harapkan kepada Pemko Medan berani mengambil tindakan untuk tidak lagi mengeluarkan izin iklan rokok, sehingga Kota Medan ini bersih dari ilkan rokok, seperti yang telah dilakukan Pemko Bogor,” kata Ketua Pansus KTR tersebut.***trb/mpc/bs

 

Sumber:
http://www.medanpunya.com/131-medan/32996-promosi-rokok-dibatasi-di-medan?fb_comment_id=fbc_466746576764647_2183766_466748030097835#f2643957943d6f8

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*