reklame-iklan-rokok-bakal-dilarang

Reklame Iklan Rokok Bakal Dilarang

BALIKPAPAN – Kampanye bahaya merokok terus digencarkan Dinas Kesehatan (Diskes) Balikpapan. Upaya menekan dampak negatif rokok, Pemkot Balikpapan akan menggelar penyuluhan bahaya rokok yang dipusatkan di Bandara Internasional Sepinggan, Sabtu (31/5).

 

Kepala Diskes Balikpapan Dyah Muryani, mengatakan acara tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Tembakau Sedunia, yang jatuh pada 31 Mei mendatang. “Kami akan mensosialisasikan bahaya rokok kepada masyarakat luas di tempat keramaian,” ucapnya.

 

Yang menjadi target utama, penyuluhan dampak negatif rokok ini adalah perokok di usia muda, yakni 12-17 tahun masih terbilang banyak. Karena usia muda yang masuk kategori perokok pemula yang tinggi, mencerminkan tingginya budaya merokok. “Kami ingin kaum muda, sadar akan pentingnya menjauhi rokok. Mengingat banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan,” kata Dyah.

 

Menurut data Diskes Balikpapan jumlah perokok terbesar memang didominasi usia muda. Sebanyak 42 persen perokok di Balikpapan, berkisar 19-30 tahun. Salah satu yang menjadi faktor tingginya jumlah perokok itu, karena daya beli yang tinggi. “Berapa pun harganya (rokok) tetap dibeli. Karena sudah menjadi keperluan,” ujarnya.

 

Sejatinya, Pemkot Balikpapan telah menerapkan larangan merokok di banyak tempat, yakni di kantor pemerintah dan swasta serta ruangan yang dilengkapi pendingin ruangan. Larangan itu berdasarkan pemberlakuan Kawasan Sehat Tanpa Asap Rokok (KSTR), yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) 24/2012 tentang KSTR. Aturan itu, juga bagian langkah pemkot menjadikan Balikpapan sebagai kota bebas rokok.

 

Eksekutif, kata dia, sedang menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Larangan Reklame Rokok. Sebelumnya larangan iklan rokok di kawasan tertentu sudah diberlakukan. Termasuk, melarang instansi pemkot menggandeng sponsor rokok dalam setiap kegiatan. (*/rkp/rom/k14)

 

Sumber:
http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/74594/reklame-iklan-rokok-bakal-dilarang.html

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*