iklan rokok disegel

Reklame Iklan Rokok Dekat Sekolah akan Ditertibkan

REPUBLIKA.CO.ID, MENTENG — Camat Setiabudi Fredy Setiawan dan Lurah Menteng Atas Kuswara E Kusdianto berencana menertibkan pelbagai reklame iklan rokok yang masih merajalela di sekolah-sekolah wilayahnya.

Hal ini sebagai bentuk dukungan atas aksi “Bebaskan Sekolah dari Iklan Rokok” yang dilakukan SMP Islam Terpadu (SMP IT) Arrahman, Jakarta Selatan, pada 15 Agustus 2015 lalu.

“Kami sangat terkesan dengan apa yang sudah dilakukan oleh siswa SMP IT Arrahman, dan kami mengharapkan kegiatan ini terus dilakukan,” kata Camat Setiabudi Fredy Setiawan pada acara dengan perwakilan SMP IT Arrahman dan LSM Lentera Anak Indonesia, di kantor Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (16/9).

“Kami tidak hanya mendukung 100 persen, tetapi 2000 persen terhadap pelarangan iklan rokok di sekitar sekolah,” ujar dia sembari menegaskan bahaya rokok bagi kesehatan anak-anak.

Fredy juga menekankan, pihaknya telah memberlakukan larangan merokok di gedung-gedung perkantoran di wilayah Setiabudi. Hal ini didasarkan pada Perda Nomor 2 Tahun 2005 dan Pergub Nomor 88 Tahun 2010 tentang Larangan Merokok di Dalam Gedung.

Terpisah, Lurah Menteng Atas Kuswara E Kusdianto juga menyatakan dukungan penuh atas kegiatan penertiban iklan rokok di sekitar sekolah. Kepada SMP IT Arrahman, Kuswara mengapresiasi kegiatan positif para siswa dalam mengingatkan dampak bahaya iklan rokok.

“Sudah menjadi concern kami untuk melindungi masa depan generasi penerus bangsa. Anak-anak harus tumbuh menjadi generasi yang sehat. Sehingga, upaya melindungi anak dari dampak merokok harus kita apresiasi dan kita dukung,” tegas Kuswara di kantornya, Rabu (16/9).

Dalam audiensi tersebut, kepala sekolah SMP IT Arrahman Zainuddin MT menyampaikan tentang kegiatan aksi “Bebaskan Sekolah Kami dari Iklan Rokok.” Dalam aksi tersebut, siswa memasang spanduk antirokok dan mendatangi warga yang bermukim di wilayah dekat sekolah. Surat-surat pun dibagikan dengan tema “Suara Anak SMP IT Arrahman” dan brosur informasi bahaya iklan rokok bagi anak.

Para siswa juga sudah mengumpulkan tanda tangan penolakan iklan rokok di sekolah. Respons yang diterima pun beragam.

“Ada yang sangat setuju dan mendukung kami, tetapi ada juga yang menolak,” kenang Titin Lupitasari, Ketua Osis SMP IT Arrahman, Rabu (16/9).

Titin menjelaskan, pihak yang menolak kampanye, antara lain, ialah warga pemilik warung dan berjualan rokok. “Mereka bilang kami tidak mungkin ikut tanda tangan karena kami sendiri jualan rokok, nanti kami dibilang munafik,” cerita Titin.

“Sudah menjadi concern kami untuk melindungi masa depan generasi penerus bangsa. Anak-anak harus tumbuh menjadi generasi yang sehat. Sehingga, upaya melindungi anak dari dampak merokok harus kita apresiasi dan kita dukung,” tegas Kuswara di kantornya, Rabu (16/9).

Dalam audiensi tersebut, kepala sekolah SMP IT Arrahman Zainuddin MT menyampaikan tentang kegiatan aksi “Bebaskan Sekolah Kami dari Iklan Rokok.” Dalam aksi tersebut, siswa memasang spanduk antirokok dan mendatangi warga yang bermukim di wilayah dekat sekolah. Surat-surat pun dibagikan dengan tema “Suara Anak SMP IT Arrahman” dan brosur informasi bahaya iklan rokok bagi anak.

Para siswa juga sudah mengumpulkan tanda tangan penolakan iklan rokok di sekolah. Respons yang diterima pun beragam.

“Ada yang sangat setuju dan mendukung kami, tetapi ada juga yang menolak,” kenang Titin Lupitasari, Ketua Osis SMP IT Arrahman, Rabu (16/9).

Titin menjelaskan, pihak yang menolak kampanye, antara lain, ialah warga pemilik warung dan berjualan rokok. “Mereka bilang kami tidak mungkin ikut tanda tangan karena kami sendiri jualan rokok, nanti kami dibilang munafik,” cerita Titin.

 

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/15/09/17/nuse23280-reklame-iklan-rokok-dekat-sekolah-akan-ditertibkan

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*