rokok29

Rokok Lebih Haram Daripada Obat

JAKARTA (Pos Kota)- Kehalalan obat dipersoalkan, mengapa produk tembakau seperti rokok justru tidak. Padahal rokok jelas mengandung zat adiktif yang merusak kesehatan.

 

“Rokok jelas mengandung zat adiktif dan itu sangat berbahaya bagi tubuh perokoknya. Artinya bahwa rokok merupakan produk yang jelas-jelas merugikan kalau dikonsumsi,” jelas Masfar Salim Ketua Bidang Kajian Obat dan farmakologi PB IDI, kemarin.

 

Karenanya Masfar heran mengapa ada pihak-pihak tertentu yang mempersoalkan kehalalan obat, tetapi abai terhadap kehalalan rokok. Padahal obat adalah produk darurat. Orang hanya akan mengonsumi atau menggunakannya dalam situasi darurat sakit.

 

Sedang rokok, adalah produk yang berkaitan dengan kesenangan dan hobi. Orang merokok dalam situasi apapun, dan itu tidak dipersoalkan. Rokok juga mendatangkan efek ketagihan yang merusak organ tubuh perokok.

 

Tak hanya itu, dari etika sosial, rokok juga merugikan publik. Karena meski tak merokok, banyak orang yang dipaksa menjadi perokok pasif akibat ketidakdisiplinan perokok untuk merokok dilokasi tertentu.

 

Rokok dikatakan Masfar, mengandung lebih dari 4.000 zat kimia berbahaya yang mengancam kesehatan perokok. Jika satu produk mengandung zat adiktif dan merusak kesehatan, semestinya sudah masuk dalam kategori barang haram konsumsi.

 

“Tetapi ini malah mempersoalkan produk darurat. Saya tidak tahu mengapa rokok nggak dibahas, nggak dipersoalkan kehalalannya,” lanjut Masfar.

 

Masfar yakin jika dibahas secara detail, dicari dalil-dalilnya, maka justeru rokok yang akan dikategorikan sebagai barang haram. Karena kemudlaratannya yang besar dibanding manfaatnya, kini Organisasi Muhammadiyah malah sudah mengharamkan produk rokok. (inung/yo)

 

Sumber :
http://www.poskotanews.com/2013/12/13/rokok-lebih-haram-daripada-obat/

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*