110705_824752_ibu_dan_bayi

Rokok, Picu Pneumonia pada Balita

Mojokerto (beritajatim.com) – Masih banyak ditemukan kasus kematian balita yang dipicu oleh orang tuanya sendiri baik secara sadar maupun tidak sadar. Di Kota Mojokerto ada satu balita usia tiga tahun yang meninggal karena tersedak (aspirasi) teh kotak, sedangkan di Kabupaten Mojokerto ada tujuh bayi yang meninggal karena pneumonia.

 

Dokter Spesialis Anak, RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, dr Vita Dwi Wijayanti SpA mengatakan, secara nasional, pneumonia masih menjadi pembunuh balita tertinggi. “Orang tua dihimbau harus benar-benar waspadai. Setiap bulan, kita menerima enam sampai 10 kasus pneumonia,” ungkapnya, Sabtu (03/05/2014).

 

Pneumonia adalah radang paru-paru, biasanya disebabkan oleh infeksi. Tiga penyebab umum pneumonia adalah bakteri, virus dan jamur. Pneumonia dapat disebabkan oleh menghirup cairan atau bahan kimia. Pnemonia aspirasi atau inhalasi adalah pembengkakan dan iritasi paru-paru yang disebabkan oleh asap dari bahan kimia.

 

“Seperti semprotan serangga, pembersih kolam renang, bensin, atau zat lain. Rokok bisa meningkatkan risiko terkena pneumonia dan memperparah pneumonio yang diderita balita. Gejala utamanya yakni batuk, panas, disertai sesak nafas. Kalau sesak sampai tidak bisa minum harus opname,” katanya.

 

Untuk memastikan tingkat keparahan pneumonia yang dialami balita normal, dikatakan Vita setidaknya butuh waktu lima hari untuk observasi. Sedangkan untuk balita yang orang tuanya merokok diperlukan waktu lebih dari itu. Untuk penyembuhan balita pneumonia yang orang tuanya merokok juga diperlukan waktu lebih lama.

 

“Setiap ada pasien balita dengan penyakit pneumonia, kita harus menelisik riwayat si balita sekaligus lingkungannya termasuk orang tuanya. Kita juga mengedukasi mereka agar berhenti merokok untuk mendukung penyembuhan si balita,” jelasnya.

 

Pada saat seperti itu, orang tua balita menurutnya masih sering berkilah. Orang tua biasanya bilang memang merokok tapi tidak merokok dirumah. Padahal dampak rokok itu tidak hanya saat terpapar langsung alias merokok didepan anak. Sebab pakaian yang dikenakan saat merokok itu juga bisa menyebarkan zat negative yang terkandung dalam rokok.(tin/ted)

 

Sumber:
http://m.beritajatim.com/pendidikan_kesehatan/205933/rokok,_picu_pneumonia_pada_balita.html#.U2iUP8ZuHwI

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*