073214_rokok

Selain Bandung, Padang Panjang Juga Sukses Batasi Iklan Rokok

Padang, Pengendalian tembakau menjadi salah satu aspek serius dalam peningkatan kadar kesehatan masyarakat. Nampak adem ayem di Jakarta, geliat pengendalian tembakau malah terlihat di luar ibu kota.

 

Bandung contohnya, kota yang dipimpin oleh Politisi Gerindra Ridwan Kamil tersebut mempunyai program Selasa Tanpa Rokok dan juga RW Bebas Rokok. Pria yang akrab disapa Emil itu akhirnya mendapat penghargaan dari Komas Pengendalian Tembakau karena berani melarang pemasangan iklan rokok di jalan utama kota Bandung.

 

Nah di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, pengendalian tembakau yang dilakukan tak tanggung-tanggung. Sejak tahun 2009, kota yang terletak di dataran tinggi tersebut sudah melarang iklan rokok di luar ruangan dalam bentuk apapun.

 

Gubernur Sumatera Barat Prof Irwan Prayitno mengatakan bahwa di provinsi ini ada 3 kota yang sudah mempunyai Peraturan Daerah tentang kawasan bebas rokok yakni Kota Payakumbuh, Bukit Tinggi dan Padang Panjang.

 

“Khusus Padang Panjang, karena mantan walikotanya dulu dokter maka keras sekali untuk rokok. Bahkan di sana Perdanya melarang iklan rokok sama sekali,” tutur Irwan pada wartawan di Gedung DPRD Sumatera Barat, Padang, Sumatera Barat, seperti ditulis Rabu (21/5/2014).

 

Irwan mengatakan bahwa sejatinya masalah pengendalian tembakau merupakan wewenang masing-masing kepala daerah kabupaten/kota. Sehingga dirinya meskipun menjabat sebagai Gubernur tidak dapat memaksa kabupaten dan kota untuk membuat Perda.

 

Masalahnya menurut Irwan terletak di diri masing-masing kepala daerah. Jika sang bupati atau walikotanya merokok, maka bisa dipastikan aturan tentang pengendalian tembakau tidak akan berjalan efektif. Jika sebaliknya, makan efek yang diterima pun akan berbeda yakni semakin tegas terhadap peraturan.

 

“Makanya ini dilema saya sebagai Gubernur. Mau intervensi kan tidak bisa karena UU Otonomi Daerah melarang hal itu,” sambung Irwan yg mengenakan safari hitam.

 

Peraturan tentang kawasan bebas rokok di Kota Payakumbuh, Bukit Tinggi dan Padang Panjang sudah berlaku semenjak tahun lalu. Sementara itu Perda pelarangan iklan rokok di luar ruangan Kota Padang Panjang dibuat pada tahun 2009.

 

“Meski daerah lain belum punya perda sendiri namun mereka tetap menggunakan Peraturan pemerintah provinsi sebagai acuan. Diharapkan nanti masing-masing kota dan kabupaten punya Perda sendiri-sendiri,” ujar Irwan.

 

(up/up)

 

Sumber :
http://health.detik.com/read/2014/05/21/073020/2587830/763/selain-bandung-padang-panjang-juga-sukses-batasi-iklan-rokok?991104topnews

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*