1363356907

Studi: Larangan Merokok di Tempat Umum Tekan Jumlah Bayi Lahir Prematur

Amerika Serikat - Pelarangan merokok di area umum membantu menurunkan jumlah bayi lahir prematur hingga 10%, demikian hasil laporan studi yang dilakukan di Amerika Serikat dan Eropa.

 

Studi yang dipublikasikan di jurnal The Lancetitu mencatat, dampak aturan anti-merokok bervariasi di negara-negara tertentu. Namun, secara global, efeknya untuk kesehatan anak-anak sangat positif.

 

“Riset kami menunjukkan, aturan pelarangan merokok adalah salah satu cara efektif untuk melindungi kesehatan anak-anak,” kata Jasper Been dari University of Ediburgh’s Centre for Population Health Sciences, yang memimpin penelitian ini, dikutip dari Reuters, Minggu (30/3).

 

Ia mengatakan, temuan ini seharuskan bisa mengakselerasi legislasi pelarangan merokok di kota-kota, negara-negara, dan distrik yang belum mencanangkannya.

 

Pelarangan merokok di area publik, seperti restoran, perkantoran, dan lainnya terbukti melindungi orang dewasa dari ancaman kesehatan yang terkait dengan menjadi perokok pasif.

 

Menurut World Health Organization (WHO), tembakau telah membunuh sekitar enam juta orang di seluruh dunia per tahunnya. Termasuk di antara korban itu adalah 600.000 non perokok yang meninggal akibat eksposur terhadap asap rokok dari orang lain.

 

Di tahun 2030, diperkirakan, bila tren merokok seperti ini terus berlanjut, jumlah kematian akibat tembakau bisa mencapai delapan juta orang per tahun.

 

Hanya 16% dari populasi dunia yang terlindungi dengan hukum bebas asap rokok. Sekitar 40% anak-anak di dunia ini seringkali terekspos dengan asap rokok orang lain, kata WHO.

 

Pakar kesehatan publik berharap, dengan makin banyaknya negara di Eropa dan negara-negara lain yang memberlakukan pelarangan rokok di ruang publik, maka akan makin terlihat manfaat kesehatannya.

 

Riset ini menganalisis sekitar 2,5 juta kelahiran dan sekitar 250.000 pasien rumah sakit dengan masalah asma. Ini adalah penelitian paling komprehensif untuk melihat pengaruh aturan pelarangan merokok di ruang publik terhadap kesehatan anak-anak.

 

Dilanjutkan Been, hasil penelitian ini makin memperkuat perlunya perlindungan terhadap publik dari bahaya asap rokok, terutama untuk ibu hamil dan anak-anak.

Penulis: Nadia Felicia/NAD

 

Sumber:

http://www.beritasatu.com/kesehatan/174717-studi-larangan-merokok-di-tempat-umum-tekan-jumlah-bayi-lahir-prematur.html

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*