20140207kshtn

Sudah Waktunya Stop Rokok

Untuk menekan angka perokok di Indonesia yang sudah semakin mengkhawatirkan, Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosialisasi pencantuman peringatan bergambar di bungkus rokok bernamakan “Sudah Waktunya”. Acara ini diresmikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemenkes Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP(K) MARS DTM&H DTCE dan Ketua Umum Komnas PT Dr Prijo Sidipratomo SpRad (K) di areacar free day, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada Minggu (2/2) lalu.

 

Tjandra mengatakan, konsumsi rokok di Indonesia telah meningkat secara signifikan. Pemerintah pun telah mengeluarkan Permenkes No28 Tahun 2013 yang mewajibkan perusahaan rokok mencantumkan salah satu dari lima gambar bahaya merokok di bungkus rokok mulai 24 Juni 2014. “Permenkes ini akan disosialisasikan kepada masyarakat luas melalui berbagai kegiatan yang dimulai di Bundaran Hotel Indonesia dengan ikon pengingat berupa peti mati untuk menggambarkan perilaku merokok yang dapat menyebabkan kematian,” kata Tjandra Yoga Aditama.

 

Sementara, Prijo mengutarakan, kesehatan sangatlah berharga dan tidak dapat dinilai secara kasatmata. Akan tetapi, dengan gamblang dan maraknya promosi rokok di Indonesia, risiko kesehatan yang disebabkan tembakau seakan terlupakan. Sudah waktunya masyarakat Indonesia diingatkan bahwa merokok bukanlah perilaku yang lazim diterima. “Sudah waktunya kita proaktif mendukung aksi konkret pemerintah dalam melindungi kesehatan kita. Ayo nyatakan dukungan Anda melalui www.kompak.codan mari bersama kita melindungi satu sama lain dari bahaya rokok,” tutur Prijo.

 

Dia berharap penerapan peringatan bergambar ini merupakan salah satu upaya melindungi masyarakat dari risiko kesehatan yang diakibatkan merokok. Namun, peraturan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan Anda dan kemauan serta kegigihan untuk mengurangi kebiasaan merokok di lingkungan Anda. Kampanye “Sudah Waktunya” ini diharapkan dapat menggalang dukungan masyarakat dan membangun kesadaran para perokok akan bahaya merokok, juga memberikan motivasi untuk berhenti merokok. ● rendra hanggara

 

Sumber:
http://www.koran-sindo.com/node/365255

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*