117027_620

WHO Desak SBY Ratifikasi Pengendalian Tembakau

TEMPO.CO , Jakarta- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera meratifikasi konvensi internasional tentang pengendalian tembakau (FCTC). Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan dorongan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal WHO, Margaret Chan, saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi di Kementerian Bidang Koordinator Kesejahtaraan Rakyat hari ini, Selasa, 1 April 2014.

 

Chan, kata Nafsiah, menghargai kepemimpinan SBY dalam Panel Tingkat Tinggi PBB yang membahas Agenda Pembangunan Pasca 2015 di New York pada Mei 2013. Dalam panel tersebut, SBY memaparkan tentang pencegahan penyakit tak menular.

 

Chan, menurut Nafsiah, berharap SBY juga memiliki sikap kepemimpinan yang sama untuk meratifikasi FCTC. “Dia mengharapkan agar Indonesia juga menunjukkan kepemimpinannya dengan mengaksesi FCTC,” kata Nafsiah usai rapat koordinasi.

 

Tak hanya Chan, Nafsiah mengatakan, Direktur Regional WHO di Genewa juga mengatakan hal senada. Dia menilai Indonesia perlu menjadi pemimpin dunia untuk melakukan pencegahan terkait penyakit-penyakit yang ditimbulkan akibat rokok.

 

Untuk meyakinan SBY, menurut Nafsiah, Direktur Pencegahan Penyakit Tak Menular WHO mengatakan FCTC ini tak menurunkan kesejahteraan petani dan industri rokok. Soalnya, meski nanti angka prevelensi perokok akan menurun lantaran bertambahnya penduduk, jumlah mereka tetap sama. Rokok juga memiliki zat adiktif sehingga tak mungkin ditinggalkan oleh para perokok dalam waktu singkat. Jadi, kata menurut Nafsiah, jumlah perokok dan industri rokoknya akan tetap sama.

 

Nafsiah berharap SBY akan segera meratifikasi FCTC ini. Namun ia menyerahkan keputusan itu kepada Presiden. “Pak SBY minta semua kementerian sepakat dulu,” ujarnya.

 

NUR ALFIYAH

 

Sumber:
http://www.tempo.co/read/news/2014/04/02/173567179/WHO-Desak-SBY-Ratifikasi-Pengendalian-Tembakau

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*