238584ffc72bc6a1f6cc8da2a5e7dca2

YLBHI: RUU Penanaman Modal Rugikan Rakyat Kecil

Jakarta – Rancangan UU Penanaman Modal yang akan disahkan oleh DPR terus menuai kritikan. Kritikan kali ini datang dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). RUU ini dinilai merugikan rakyat kecil. “Kita menyesalkan kalau DPR mengesahkan itu. Kita berharap DPR menundanya dan memperbaiki supaya ada partispasi dari masyarakat,” kata Ketua YLBHI Patra M Zein kepada detikcom, Selasa (27/3/2007). Patra menilai, beberapa pasal dalam RUU ini sangat berbahaya bagi kepentingan negara dan rakyat. Contohnya pasal 1 ayat 3 yang menyebutkan investor asing boleh menanamkan modal hingga 100 persen. Kemudian pada pasal 2 yang mengizinkan semua investor asing masuk ke sektor usaha. Lalu pasal 8 yang membolehkan investor asing untuk membawa modalnya dengan seenaknya lewat repatriasi. “Kalau ini disahkan, artinya semua usaha bisa dikuasai asing mulai dari sumber daya alam, sumber daya mineral, manufaktur dan bisnis sekolah pun dikuasai,” ujarnya. Patra juga menambahkan, mudahnya investor asing menanamkan modal memberi kesan pemerintah menjual kekayaan alam kepada asing demi kepentingan sesaat. Ditambahkan Patra, dalam RUU ini juga dicantumkan penguasaan aset tanah yang sangat berlebihan oleh sekelompok pemilik modal asing dan pemilik modal. “Contohnya GU bisa mencapai 95 tahun dan HGB 80 tahun serta hak pakai bisa mencapai 75 tahun,” ungkap Patra.

Sumber:
http://news.detik.com/read/2007/03/27/190415/759478/10/ylbhi-ruu-penanaman-modal-rugikan-rakyat-kecil?nd771104bcj

No Comment

Tinggalkan Balasan

*

*