Perokok Anak dan Remaja

Rokok, Anak, dan Remaja

perokok-anak

Sumber: Tribunnews.com

Setiap hari 80.000-100.000 anak muda di seluruh dunia menjadi pecandu nikotin.1 Jika jumlah ini tak berhenti sebanyak 250 juta anak usia 13-15 tahun berisiko terkena penyakit yang berhubungan dengan konsumsi tembakau. Risiko terparah akibat penyakit-penyakit itu adalah kematian. Dari angka itu bisa diprediksi akan ada kematian anak muda sebanyak 8 juta pada 2030. Padahal, penyakit akibat rokok paling bisa dicegah dengan menghentikan laju dan pertumbuhan jumlah perokok baru.

Data Global

Kecanduan tembakau di kalangan remaja merupakan masalah kesehatan serius di banyak negara.

• Lebih dari 17 persen remaja berusia 13-15 tahun mengkonsumsi beberapa bentuk produk tembakau.4

• Sebanyak 9,5 persen siswa adalah perokok dan 1 dari 10 siswa menghisap produk tembakau selain rokok, seperti pipa, tembakau tanpa asap, dan bidi.5

• Perokok siswa paling banyak terdapat di Eropa (19,2 persen), sedangkan konsumsi tembakau selain rokok paling tinggi berada di wilayah Mediterania Timur (12 persen).6

Perokok Pasif

Selain perokok remaja yang sudah mencemaskan, anak-anak dan remaja adalah kelompok masyarakat yang paling banyak terkena paparan asap rokok. Mereka menjadi perokok pasif yang risikonya sama bahaya dengan mereka yang merokok secara aktif.

• 42,5 persen siswa usia 13-15 tahun terpapar asap rokok di rumah. 7

• Lebih dari setengah atau 55,1 persen siswa terpapar asap rokok di area publik. 8

• Sebanyak 78,3 persen siswa setuju larangan merokok di area publik. 9

Bahaya tembakau pada Bayi

Bayi yang masih dalam kandungan rentan menjadi perokok pasif karena ibu mereka berada di lingkungan perokok atau terpapar asap rokok orang lain. Data menunjukkan sebanyak 20-50 persen ibu hamil menjadi perokok pasif. 10

• Pada ibu hamil merokok aktif atau pasif menyebabkan keguguran spontn, kehamilan ektopik, kelahiran kaku, berat badan bayi yang rendah, komplikasi persalinan yang membutuhkan perawatan intensif setelah melahirkan. 11, 12, 13

• Setelah lahir, efek paparan asap rokok masih tertinggal yang meningkatkan kemungkinan sindrom kematian bayi mendadak, gangguan pernapasan, telinga dan masalah mata, pertumbuhan dan keterbelakangan mental, gangguan konsentrasi, masalah belajar dan masalah tumbuh kembang lainnya.14

Bahaya Rokok di Rumah

Paparan asap rokok dari orang tua yang merokok setelah anak lahir meningkatkan risiko penyakit batuk dan bengek pada anak-anak, infeksi pernapasan akut, asma, bronkitis, pneumonia, gangguan mata dan telinga, bahkan kematian akibat kebakaran dari api rokok. 15, 16, 17

Bahaya Kesehatan Remaja Perokok

Efek jangka pendek

Kebanyakan orang fokus pada risiko jangka panjang dan percaya bahwa bahaya asap rokok tidak muncul selama bertahun-tahun. Tetapi banyak konsekuensi kesehatan dapat terjadi cukup cepat.

• Merokok menyebabkan obstruksi jalan napas ringan, penurunan fungsi paru-paru, dan memperlambat pertumbuhan fungsi paru-paru di kalangan dewasa muda.18, 19

• Tingkat denyut jantung perokok dewasa muda per menit adalah dua sampai tiga kali lebih cepat daripada bukan perokok, dan penelitian telah menunjukkan bahwa tanda-tanda awal penyakit jantung dan stroke dapat ditemukan pada pemuda yang merokok.20

Efek jangka panjang

Kecanduan seumur hidup pada tembakau biasanya dimulai sebelum usia 18. 21 Penggunaan tembakau jangka panjang menyebabkan berbagai penyakitkanker dan penyakit kronis termasuk kanker paru-paru, kanker perut, stroke, dan jantung koroner.22 Setengah dari semua perokok meninggal karena penyakit yang berhubungan dengan rokok. 23

Pencegahan Kematian Akibat Rokok

• Memantau penggunaan tembakau dan menilai dampak kebijakan pencegahan tembakau.

• Melindungi orang dari asap rokok orang lain (AROL).

• Menawarkan bantuan konseling menghentikan kecanduan rokok.

• Memperingatkan setiap orang tentang bahaya penggunaan tembakau melalui penggunaan grafis peringatan kesehatan bergambar dan kampanye berkelanjutan melalui media massa untuk mendidik publik.

• Menetapkan dan menegakkan larangan iklan tembakau, promosi dan sponsor dan larangan penggunaan istilah yang menyesatkan, seperti “light” atau “low tar.”

• Menaikkan harga semua produk tembakau dengan meningkatkan pajak tembakau.

Literatur:

(1) The World Bank. Curbing the Epidemic: Governments and the Economics of Tobacco Control. Washington, DC: World Bank Publications; 1999. http://www1. worldbank.org/tobacco/book/html/cover2a.html.

(2) The World Bank, 1999.

(3) World Health Organization (WHO) Report on the Global Tobacco Epidemic 2008: The mpower package. Geneva: World Health Organization, 2008. p 8.

(4)Warren CW, Jones NR, Eriksen MP, Asma S. Patterns of global tobacco use in young people and implications for future chronic disease burden in adults. Lancet. 2006; 367:749-753; Mochizuki-Kobayashi Y, Fishburn B, Baptiste J, El-Awa F, Nikogosian H, Peruga A, et al. Use of Cigarettes and Other tobacco Products Among Students Aged 13-15 Years — Worldwide, 1999-2005. CDC Morbidity and Mortality Weekly Report. 2006;55(20):553-556.

(5)Warren CW, Jones NR, Peruga A, Chauvin J, Baptiste JP, et al. Global Youth Tobacco Surveillance, 2000-2007. CDC Morbidity and Mortality Weekly Report. 2008:57(SS-1).

(6)Warren, 2008.

(7)Warren, 2008.

(8)Warren, 2008.

(9)Warren, 2008.

(10)Jauniaux E, Greenough A. Short and long term outcomes of smoking during pregnancy. Early Human Development. 2007;83(11):697-698.

(11)Andres RL, Day MC. Perinatal Complications Associated with Maternal Tobacco Use. Seminars in Neonatology. 2000;5(3):231-41.

(12)Wiborg K, et al. Smoking During Pregnancy and Pre-term Birth. British Journal of Obstetrics and Gynaecology 1996;103(8):800-05.

(13)For more cites to the relevant research literature, see Campaign for Tobacco-Free Kids (CFTFK) fact sheet, Harm Caused By Pregnant Women Smoking or Being Exposed to Secondhand Smoke, www.tobaccofreekids.org.

(14)U.S. Department of Health and Human Services (DHHS). The Health Consequences of Involuntary Exposure to Tobacco Smoke: A Report of the Surgeon General. Atlanta, GA: Dept. of Health and Human Services, Centers for Disease Control and Prevention, National Center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion, Office on Smoking and Health; Washington, D.C.: 2006.

(15)DHHS, 2006.

(16)Li JS, et al. Meta-Analysis on the Association Between Environmental Tobacco Smoke (ETS) Exposure and the Prevalence of Lower Respiratory Tract Infection in Early Childhood. Pediatric Pulmonology. 1999;27(1): 5-13.

(17)Leistikow BN, Martin DC, Milano CE. Fire Injuries, Disasters, and Costs from Ciga- rettes and Cigarette Lights: A Global Overview. Preventive Medicine. 2000;31:91-99.

(18)Gold DR, et al. Effects of Cigarette Smoking on Lung Function in Adolescent Boys and Girls, New England Journal of Medicine. 1996;335(13): 931-37.

(19)U.S. Department of Health and Human Services (DHHS). Preventing Tobacco Use Among Young People — A Report of the Surgeon General. Washington, DC: Dept. of Health and Human Services, Centers for Disease Control and Prevention, National Center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion, Office on Smoking and Health; 1994.

(20)DHHS, 1994.

(21)WHO Tobacco Free Initiative, 2008 [page on the internet]. Geneva; WHO: 2008. World No Tobacco Day, 31 May 2008: The Focus. http://www.who.int/tobacco/wntd/2008/focus/en/index.html.

(22)WHO, 2008.

(23) WHO EMRO Tobacco Free Initiative [page on the internet]. Cairo; WHO: 2008. Facts and FAQs. [cited on 2008 May 15] http://www.emro.who.int/TFI/Facts.htm

 

Get more stuff like this
in your inbox

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.